Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian K3LH: Sejarah dan Undang-undang yang berlaku di Indonesia

Pengertian K3LH
Beberapa bulan terakhir ini kita sering membaca atau mendengar berita tentang kecelakaan kerja yang cukup sering terjadi. Dalam beberapa narasi disebutkan bahwa perusahaan sudah berusaha keras menerapkan K3LH dengan menempatkan simbol atau rambu-rambu K3LH.

Lalu apa itu K3LH?

Mari kita bahas pelan-pelan agar kalian memahami pentingnya K3LH dalam melaksanakan pekerjaan-pekerjaan agar kalian selamat dan tetap sehat. Pengetahuan K3LH masuk ke dalam materi Komputer dan jaringan dasar kelas 10 semester 1


Pengertian K3LH

K3LH (Kesehatan dan keselamatan kerja dan lingkungan hidup) adalah sebuah standar operasional prosedur (SOP) yang dilakukan industri (dunia kerja) agar terjaganya Kesehatan ,Keselamatan Kerja serta Lingkungan Hidup baik karyawan maupun lingkungan selama pekerjaan berlangsung.

Pengertian K3LH yang lainnya adalah suatu upaya perlindungan langkah mengidentifikasi bahaya agar karyawan/tenaga kerja selalu dalam keadaan selamat dan sehat selama melakukan pekerjaannya di tempat kerja termasuk juga orang lain yang memasuki tempat kerja maupun proses produksi dapat berjalan secara aman.

Pengertian K3LH Menurut Para Ahli

Agar memudahkan kita dalam memahami apa arti K3LH maka kita dapat merujuk pada pendapat beberapa ahli. Berikut ini adalah pengertian K3LH (Keamanan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja) menurut para ahli:

Menurut Ardana

Pengertian K3LH adalah tindakan perlindungan yang dirancang untuk memastikan bahwa pekerja dan orang lain di tempat kerja selalu aman dan sehat, sehingga setiap sumber produksi dapat digunakan dengan aman dan efisien.

Menurut Hadiningrum

Pengertian K3LH adalah pemantauan sumber daya manusia, mesin, bahan dan metode yang mencakup lingkungan kerja sehingga pekerja tidak mengalami kecelakaan.

Menurut Widodo

Definisi K3LH adalah bidang yang terkait dengan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan orang yang bekerja di lembaga atau lokasi proyek.


Tujuan K3LH

K3LH dibuat bukan hanya semata slogan atau pengumuman saja. Karena ini menyangkut keselamatan kerja maka tujuan K3LH yang utama adalah:
  • Melindungi tenaga kerja atas hak keselamatannya dalam melakukan pekerjaan untuk kesejahteraan hidup dan meningkatkan produksi dan produktivitas nasional
  • Menjamin keselamatan setiap orang lain yang berada di tempat kerja tersebut
  • Memeliharan sumber produksi agar dapat digunakan secara aman dan efisien

Pengertian Kecelakaan kerja

Kecelakaan adalah kejadian yang tidak terduga (tidak ada unsur kesengajaan) dan tidak diharapkan yang mengakibatkan kerugian, baik material maupun penderitaan bagi yang mengalaminya.

5 Kerugian akibat kecelakaan kerja
  • Kerusakan
  • Kekacauan Organisasi
  • Keluhan dan Kesedihan
  • Kelainan dan Cacat
  • Kematian

Sejarah K3LH di Indonesia

Pada masa-masa setelah kemerdekaan, tepatnya tahun 1957 didirikanlah Lembaga Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Di tahun 1957 juga, diselenggarakan seminar nasional Higiene Perusahaan serta Keselamatan Kerja K3 dengan topik penerapan Keselamatan Kerja Untuk Pembangunan.

Lalu di tahun 1970, Undang-Undang No 1 tentang keselamatan kerja dibuat. UU tentang K3 yaitu UU no.1 tahun 1970 resmi diberlakukan tanggal 12 Januari tahun 1970 yang juga dijadikan hari lahirnya K3.

Undang-undang ini sendiri dibuat sebagai pengganti UU Veiligheids Reglement tahun 1920. Sebelumnya pada tahun 1969, berdirilah ikatan Higiene Perusahaan, Kesehatan dan keselamatan kerja, dan di tahun 1969 dibangun laboratorium keselamatan kerja.

Pada bulan Februari 1990, Fakultas Kedokteran Unissula yang bekerja sama dengan Rumah Sakit Sultan Agung Semarang menyelenggarakan symposium gangguan pendengaran akibat kerja yang dibuka oleh Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia yang pada saat itu dijabat oleh Cosmas Batubara.

Namun, implementasi nyata K3 di Indonesia baru mulai membaik sekitar awal tahun 2000 an. Kenapa begitu lama? Karena masih kurangnya kesadaran pekerja dan pengusaha atau pelaku usaha.

Undang-undang K3LH di Indonesia

UU No.1 tahun 1970

K3LH telah diatur lebih dulu dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja (UU 1/1970). Yang diatur oleh UU ini ialah keselamatan kerja dalam segala tempat kerja.

Tempat kerja apa yang dimaksud? Pasal 1 angka 1 UU 1/1970 berbunyi:

"tempat kerja" ialah tiap ruangan atau lapangan, tertutup atau terbuka, bergerak atau tetap, di mana tenaga kerja bekerja, atau yang sering dimasuki tenaga kerja untuk keperluan suatu usaha dan di mana terdapat sumber atau sumber-sumber bahaya sebagaimana diperinci dalam pasal 2; termasuk tempat kerja ialah semua ruangan, lapangan, halaman dan sekelilingnya yang merupakan bagian-bagian atau yang berhubungan dengan tempat kerja tersebut;

Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003

Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (UU Ketenagakerjaan) Pasal 86 ayat (1) huruf a berbunyi:
setiap pekerja mempunyai hak untuk mendapatkan perlindungan atas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (“K3”).

Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012

Aturan K3 dapat kita lihat dalam Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PP 50/2012), yakni yang tercantum dalam Pasal 5 PP 50/2012:

1.Setiap perusahaan wajib menerapkan SMK3 di perusahaannya.

2. Kewajiban sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berlaku bagi perusahaan:
a. mempekerjakan pekerja/buruh paling sedikit 100 (seratus) orang; atau
b. mempunyai tingkat potensi bahaya tinggi.

3. Ketentuan mengenai tingkat potensi bahaya tinggi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

4. Pengusaha dalam menerapkan SMK3 wajib berpedoman pada Peraturan Pemerintah ini dan ketentuan peraturan perundang-undangan serta dapat memperhatikan konvensi atau standar internasional.

Undang-undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan

Undang-Undang ini mengatur mengenai segala hal yang berhubungan dengan ketenagakerjaan mulai dari upah kerja, jam kerja, hak maternal, cuti sampai dengan keselamatan dan kesehatan kerja.

Klasifikasi Kecelakaan

Menurut jenis kecelakaan

  1. Terjatuh
  2. Tertimpa benda jatuh
  3. Tertumbuk atau terkena benda
  4. Terjepit oleh benda
  5. Gerakan yang melebihi kemampuan
  6. Pengaruh suhu tinggi
  7. Terkena sengatan arus listrik
  8. Tersambar petir
  9. Kontak dengan bahan-bahan berbahaya
  10. Lain-lain

Menurut sumber atau Penyebab Kecelakaan

  1. Dari mesin
  2. Alat angkut dan alat angkat
  3. Bahan/zat berbahaya dan radiasi
  4. Lingkungan kerja

Menurut Sifat Luka atau Kelainan

  1. Patah tulang,
  2. memar,
  3. gegar otak,
  4. luka bakar,
  5. keracunan mendadak,
  6. akibat cuaca,

Pencegahan Kecelakaan Kecelakaan dapat dihindari dengan

  1. Menerapkan peraturan perundangan dengan penuh disiplin
  2. Menerapkan standarisasi kerja yang telah digunakan secara resmi
  3. Melakukan pengawasan dengan baik
  4. Memasang tanda-tanda peringatan
  5. Melakukan pendidikan dan penyuluhan kepada masyarakat

Tugas kuiz Pengertian K3LH
  1. Kerjakan kuiz Pengertian K3LH melalui classroom.
  2. Buatlah video presentasi saat proses menyelesaikan tugas-tugas tersebut,kemudian upload ke Youtube, Instagram dan Facebook.
  3. Tag akun @rudysetiawanst(instagram) dan rudysetiawansst(facebook)