Apa itu AVOmeter atau Multimeter Analog? Pengertian dan fungsi tiap bagian


Apa itu AVOmeter atau Multimeter Analog? - AVOmeter atau Multimeter merupakan alat ukur general purpose (digunakan secara luas). Fungsi AVOmeter (Multimeter/Multitester) Analog analog secara umum untuk mengukur tegangan, Arus dan Hambatan. AVO adalah singkatan dari Ampere Volt dan Ohm jika di bahasakan menjadi Arus, Tegangan dan Resistansi/hambatan.

Setelah kalian mempelajari tentang Arus dan tegangan listrik, hukum Ohm dan daya listrik, kita akan belajar mengukur menggunakan alat ukur listrik seperti AVOmeter atau Multimeter

Fokus dalam pembahasan kali ini adalah AVOmeter Analog. Apa itu Analog? Lanjut baca ya...

Cara menggunakan AVOmeter Analog


AVOmeter/Multimeter Analog

AVOmeter adalah alat ukur listrik dan rangkaian listrik. Apa saja yang dapat diukur oleh AVOmeter? Sesuai namanya, AVOmeter dapat mengukur Ampere (Arus), Volt(Tegangan) dan Ohm (Resistansi/hambatan) listrik

AVO atau Multimeter Analog adalah alat ukur listrik yang menggunakan penunjuk hasil pengukuran secara manual (analog) menggunakan jarum tunjuk. Jadi kalian harus dapat menganalisa dan memperhitungkan hasil pengukuran berdasarkan beberapa parameter. Gimana caranya? Baca terus...

Kenapa memakai AVOmeter analog? Pertama karena murah! Hehehe. Yang kedua handal dan awet.

Fungsi bagian-bagian AVOmeter/Multimeter Analog

Nah, bagian-bagian mana saja yang harus dipahami oleh kalian diantaranya ditunjukan oleh gambar dibawah ini.



Ada 10 bagian AVOmeter yang akan sering dipakai dalam kegiatan pengukuran Arus, tegangan atau Ohm (resistansi)
Bagian-bagian AVOmeter atau Multimeter analog
no Nama bagian Fungsi
1 Papan skala Papan yang berisi angka-angka yang diskalakan
2 Jarum penunjuk Jarum yang akan menunjuk pada angka tertentu dipapan skala.
3 Pengatur Nol (0) jarum Mengatur posisi jarum di angka 0 pada papan selector untuk pengukuran Tegangan dan Arus
4 Selector Tegangan DC Arahkan saklar selector ke posisi ini untuk mengukur tegangan DC. Tegangan DC seperti baterai dan AKI
5 Selector Arus DC Arahkan saklar selector ke posisi ini untuk mengukur tegangan DC. Tegangan DC seperti baterai dan AKI
6 Saklar selector Saklar untuk memilih jenis pengukuran. Misal, mengukur resistansi, arahkan saklar ke selector OHM, tegangan DC ke DCV atau tegangan AC ke ACV
7 Probe (peraba) Kabel merah dan hitam yang dipakai untuk mengukur dengan cara menempelkan ujung probe pada benda / alat yang akar diukur
8 Pengatur nol (0) Ohm meter Saat mengukur OHM, pastikan dikalibrasi (di nolkan) agar pengukuran akurat. Gimana caranya? Baca terus...
9 Selector Tegangan AC Arahkan saklar selector ke posisi ini untuk mengukur tegangan AC. Tegangan AC seperti PLN
10 Selector Ohm Selector untuk mengukur resistansi. Umumnya yang diukur adalah resistor, kabel dll.

Memahami papan skala AVOmeter/Multimeter analog

Kita analisa dulu bagian-bagian papan skala pada AVOmeter/Multimeter dibawah ini ya...



Pada saat mengukur tegangan, baik DC maupun AC, gunakan area papan bertuliskan DCV/ACV. Area kerja jarum dari 0 sampai angka maksimum (10/50/250). Sedangkan untuk pengukuran Ohm (resistansi), gunakan area kerja yang ditunjukan oleh garis panah hitam dari 0 sampai tak hingga.

Rumus membaca hasil pengukuran tegangan AVOmeter/Multimeter

Untuk membaca hasil pengukuran AVOmeter/Multimeter, maka selain pengalaman, ada juga rumusnya. Cari yang paling mudah saja, dan kalian juga dapat menemukan rumusnya sendiri seiring kalian sering menggunakan alat ukur listrik ini.





Contoh:



Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url