Memahami Sistem Bilangan [1] 💻


Pengertian lain dari Sistem bilangan adalah suatu cara untuk mewakili besaran dari suatu nilai fisik. Sistem bilangan menggunakan radix atau basis sebagai penentu nilai (bobot) sebuah bilangan. Radix atau basis ini yang akan menjadi patokan nilai sesungguhnya (bobot) dari sebuah bilangan.

Pada kompetensi dasar Sistem Komputer, terdapat 4 sistem bilangan yang akan di pelajari yakni :

  1. Sistem bilangan yang menggunakan radiks atau basis 10 disebut Desimal
  2. Sistem bilangan yang menggunakan radiks atau basis 2 disebut Biner
  3. Sistem bilangan yang menggunakan radiks atau basis 8 disebut Oktal
  4. Sistem bilangan yang menggunakan radiks atau basis 16 disebut HeksaDesimal

Terkait dengan kompetensi keahlian Jaringan komputer, memahami sistem bilangan adalah pondasi dalam menguasai ilmu jaringan dan pertukaran informasi data.

Materi sistem bilangan komputer akan mempelajari dan menunjukkan kepada kalian bagaimana para Insinyur "jaman" dulu menggunakan pengetahuan ini untuk menciptakan komputer, mengolah data, dan termasuk penemuan terhebat yaitu pengalamatan IP (IP Addressing Systems) seperti IPv4 dan IPv6 yang memungkinkan adanya internet seperti saat ini.

Kalian akan belajar bagaimana IPv4 adalah kombinasi sistem bilangan Biner menggunakan basis 2 yang dikonversi menjadi sistem bilangan Desimal menggunakan basis 10, lalu ada lagi tentang IPv6 yang menggunakan sistem bilangan Heksadesimal menggunakan basis 16.

Bahkan alamat Pisik pada peralatan jaringan (Physical Address) atau biasa disebut MAC Address juga menggunakan sistem bilangan heksadesimal sebagai identitas unik.



Memahami Sistem bilangan komputer juga penting ketika kalian ingin belajar di bidang elektronika digital dasar. Kalian akan belajar tentang gerbang logika, prosesor pengolahan data dasar yang banyak menggunakan sistem bilangan biner, desimal, heksadesimal dan oktal pada mula.

Tapi , Sistem bilangan erat kaitannya dengan ilmu matematika loh, ini kelemahan siswa SMK,hihihi.

Ok, lanjut aja ya, nanti anda hanya perlu fokus pada proses konversi antar 4 Sistem bilangan saja kok, untuk materi lanjutan, saya harap kalian lebih bekerja keras untuk terus belajar, terutama matematika.

Oiya, ini dia topik yang akan kita bahas,


Materi pokok: Sistem Bilangan komputer



1 Cara menentukan besarnya sebuah angka berdasar nilai tempat (position value)

Sistem bilangan desimal menggunakan radiks atau basis 10 dimana ada 10 simbol bilangan yaitu 0, 1 , 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8 dan 9.

Bentuk nilai suatu bilangan desimal dapat berupa integer desimal (bilangan bulat) atau fraction decimal (bilangan pecahan).

Sistem bilangan mengenal dua posisi angka:

  1. Absolut value merupakan nilai mutlak dari masing-masing digit di bilangan.
  2. Position value (nilai tempat) merupakan penimbang atau bobot dan masing-masing digit bergantung pada posisinya,yaitu bemilai basis dipangkatkan dengan urutan posisinya
Contoh soal:

Ketika kamu diberi uang 4521, bagaimana kamu membilangnya?

Jawab:

Kita analisa bahwa angka 4521 menggunakan sistem bilangan desimal yang ber-radiks (basis) 10. Angka 4521 hanya angka sembarang yang belum kita ketahui nilainya. Untuk mengetahui nilai dari angka 4521, kalian memerlukan :

  1. Absolut value yaitu angka 4521.
  2. Position value yaitu bobot nilai pada posisi angka 4521. Angka paling kanan bernilai terbesar, dan angka paling kiri bernilai terkecil
Kita dapat menuliskannya sebagai berikut:




2 Sistem bilangan desimal

Konvensi penulisan yang umum adalah 45610, 456des, 456D

Contoh soal

Tentukan nilai dari angka 45610

Jawab

Pada angka tersebut, terdiri dari 3 position value, ratusan, puluhan, dan satuan, dimana absolute valuenya 4, 5 dan 6. Sehingga, 4 mempunyai nilai paling besar di antara 2 digit yang lain. Digit ini bertindak sebagai digit paling besar (Most Significant Digit, MSD). Sedangkan 6 mempunyai nilai paling kecil di antara 2 digit yang lain dan disebut digit paling kecil (Least Significant Digit, LSD).


3 Sistem bilangan biner

Konvensi penulisan yang umum adalah 012, 01bin, 01B. Bilangan biner disebut binary digit atau bit. 4 bit dinamakan nibble dan 8 bit dinamakan byte atau oktet.

Sejumlah bit yang dapat diproses komputer untuk mewakili suatu karakter (dapat berupa huruf, angka atau lambang khusus) dinamakan word. Sebuah komputer dapat memproses data satu word yang terdiri dari 4 sampai 64 bit.

Sebagai contoh, sebuah komputer yang menggunakan mikroprosesor 32 bit dapat menerima, memproses, menyimpan dan mengirim data atau instruksi dalam format 32 bit.

Contoh soal:

Tentukan nilai dari angka 10102=____________(10/desimal)

Jawab:

Kita butuh bantuan dari sistem bilangan desimal sekedar untuk mengetahui nilai dari bilangan biner yang akan kita cari.

Caranya sama saja, kita analisa Bit paling kiri (dari depan kalian) ini bertindak sebagai digit paling besar (Most Significant Bit, MSB). Sedangkan bit paling kanan (dari depan anda) bit paling kecil (Least Significant Bit, LSB).


4 Sistem bilangan Oktal

Konvensi penulisan yang umum adalah 458, 45oct.

Contoh soal:

Tentukan nilai dari angka 568 (oktal) =____________(10/desimal)

Jawab:

Penyelesaiannya sama saja, kita minta bantuan sistem bilangan desimal untuk mengetahui nilai dari angka tersebut:


5 Sistem bilangan Heksadesimal

Konvensi penulisan yang umum adalah 1A16, 1Ahex, 1AH.



Contoh soal:

Tentukan nilai dari angka 1A16(hexa)=____________(10/desimal)

Penyelesaiannya sebagai berikut:


6 Tabel Konversi sistem bilangan dari 1 sampai 100

Dibawah ini adalah tabel konversi sistem bilangan dari 0 sampai 100 yang dapat anda pakai sebagai bahan belajar sistem bilangan

Desimal Biner Hexa Oktal
1 1 1 1
2 10 2 2
3 11 3 3
4 100 4 4
5 101 5 5
6 110 6 6
7 111 7 7
8 1000 8 10
9 1001 9 11
10 1010 A 12
11 1011 B 13
12 1100 C 14
13 1101 D 15
14 1110 E 16
15 1111 F 17
16 10000 10 20
17 10001 11 21
18 10010 12 22
19 10011 13 23
20 10100 14 24
21 10101 15 25
22 10110 16 26
23 10111 17 27
24 11000 18 30
25 11001 19 31
26 11010 1A 32
27 11011 1B 33
28 11100 1C 34
29 11101 1D 35
30 11110 1E 36
31 11111 1F 37
32 100000 20 40
33 100001 21 41
34 100010 22 42
35 100011 23 43
36 100100 24 44
37 100101 25 45
38 100110 26 46
39 100111 27 47
40 101000 28 50
41 101001 29 51
42 101010 2A 52
43 101011 2B 53
44 101100 2C 54
45 101101 2D 55
46 101110 2E 56
47 101111 2F 57
48 110000 30 60
49 110001 31 61
50 110010 32 62
51 110011 33 63
52 110100 34 64
53 110101 35 65
54 110110 36 66
55 110111 37 67
56 111000 38 70
57 111001 39 71
58 111010 3A 72
59 111011 3B 73
60 111100 3C 74
61 111101 3D 75
62 111110 3E 76
63 111111 3F 77
64 1000000 40 100
65 1000001 41 101
66 1000010 42 102
67 1000011 43 103
68 1000100 44 104
69 1000101 45 105
70 1000110 46 106
71 1000111 47 107
72 1001000 48 110
73 1001001 49 111
74 1001010 4A 112
75 1001011 4B 113
76 1001100 4C 114
77 1001101 4D 115
78 1001110 4E 116
79 1001111 4F 117
80 1010000 50 120
81 1010001 51 121
82 1010010 52 122
83 1010011 53 123
84 1010100 54 124
85 1010101 55 125
86 1010110 56 126
87 1010111 57 127
88 1011000 58 130
89 1011001 59 131
90 1011010 5A 132
91 1011011 5B 133
92 1011100 5C 134
93 1011101 5D 135
94 1011110 5E 136
95 1011111 5F 137
96 1100000 60 140
97 1100001 61 141
98 1100010 62 142
99 1100011 63 143
100 1100100 64 144

7 Latihan soal-soal sistem komputer materi memahami sistem bilangan



Sumber informasi
 
Lihat postingan ini di Instagram
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Rudy Setiawan (@rudysetiawanst)


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url