29.1.20
By - 29.1.20
Memahami Struktur IP address, Subnetmask, Network, Host,dan Broadcast

Apa itu Vlan? Pengertian Vlan, fungsi dan manfaat

VLAN adalah Virtual LAN (local area network) yaitu sebuah segmentasi jaringan LAN yang dibuat secara virtual. Pengertian Vlan lainnya adalah memecah broadcast domain dan mengisolasinya pada layer 2 (datalink).

Maka perangkat jaringan yang akan dipakai menggunakan Vlan harus dapat bekerja di layer 2 (datalink) atau layer 3 (network)

Vlan sendiri menggunakan protocol IEEE 802.1q/Dot1q. Standar ini mendukung LAN virtual (VLAN) pada jaringan Ethernet IEEE 802.3.

Standar tersebut mendefinisikan sistem pemberian tag VLAN untuk frame Ethernet dan prosedur yang menyertainya untuk digunakan oleh bridge dan switch dalam menangani frame tersebut.


Pada LAN biasa dengan switch standard (unmanaged) biasanya akan meneruskan traffic dari satu port ke semua port yang lain ketika ada traffic dengan broadcast domain yang sama melewati port tersebut.

Contoh sebuah LAN di seting dengan network 192.168.1.0/24 maka dengan menggunakan perangkat switch standar, dia akan membroadcast domain 192.168.1.255 ke seluruh port switch.

Efeknya adalah, anda dapat mengkoneksikan kabel LAN ke client tanpa pengaturan apapun alias langsung konek.

Berbeda dengan switch khusus (managed), switch model managed mampu untuk membuat beberapa informasi LAN / segment jaringan yang berbeda (standarnya menggunakan ID sebagai identitas), dan hanya akan meneruskan traffic ke port-port yang memiliki id yang sama.

Inilah kelebihan dari switch managed karena mampu meneruskan informasi Vlan.

Sebagai catatan: Switch managed ini secara default (bawaan pabrik) berfungsi seperti switch standar karena sudah diseting VLAN dengan ID 1 (vlan id = 1) dimana anggotanya semua port yang ada.

Kalau gak di konfigurasi, ya seperti switch biasa, yang disayangkan, mahal-mahal cuma jadi switch standar,hehehe..


Kapan kita butuh Vlan?

Ketika beban jaringan LAN besar, maka beban broadcast domain juga semakin besar. Efeknya adalah kemampuan respon jaringan semakin menurun karena traffic broadcast menjadi beban keseluruhan jaringan anda.

Contoh, ketika anda mendefinisikan sebuah jaringan 192.168.1.0/24 dengan prefix /24 dimana artinya broadcast domain harus menghandle 254 client (device). Dalam beberapa kasus, jika 254 client ini berjalan bersamaan serentak, traffic masih lancar, namun ada juga yang mulai lambat.

Solusi termudahnya adalah membuat Subnetting pada jaringan tersebut. Meski itu tidak menyelesaikan masalah, hanya meminimalisir beban jaringan dengan memecah jaringan tersebut menjadi beberapa bagian.

Umumnya, subnetting dibuat (create) menggunakan router atau switch dengan port yang sangat minim.

Ini menjadi masalah karena akhirnya biaya yang dikeluarkan untuk pembelian switch atau router semakin besar, karena tiap subnet dibedakan berdasarkan Switch.

Vlan adalah solusi kekurangan port pada perangkat router/switch , dengan cara mengcreate subnet-subnet ke dalam sebuah ID tertentu dalam 1 buah perangkat yang mendukung tentunya

Dengan hanya menggunakan 1 port saja, anda dapat mendefinisikan jaringan dengan segment yang berbeda seolah-olah menggunakan banyak port.

Vlan, pengertian dan fungsinya
Gambar 1. Vlan ID melewati ether 2 sebagai trunk ke switch port1. Kemudian informasi Vlan ID di berikan ke port4, port5 dan port6.




Pengertian ID Vlan


VLAN dapat mengelompokan para pengguna jaringan dan peralatan jaringan untuk mendukung institusi dan menangani permasalahan kondisi geografis.

Untuk memberi identitas sebuah VLAN maka digunakan nomor identitas VLAN yang dinamakan VLAN ID.

VLAN ID digunakan untuk menandai VLAN yang terkait.

Dua range VLAN ID antara lain sebagai berikut.

1) Normal Range VLAN (1 – 1005) Digunakan untuk jaringan skala kecil dan menengah. a) Nomor ID 1002 sampai 1005 dicadangkan untuk Token Ring dan FDDI VLAN. b) ID 1, 1002–1005 secara default sudah ada dan tidak dapat dihilangkan. c) Konfigurasi disimpan di dalam file database VLAN, yaitu vlan.dat. File ini disimpan dalam memori flash pada Switch. d) VLAN trunking protocol (VTvP),yaitu yang membantu manajemen VLAN, nanti dipelajari di bab 4, hanya dapat bekerja pada normal range VLAN dan menyimpannya dalam file database VLAN. 2) Extended Range VLAN (1006 – 4094) a) Memampukan para service provider untuk memperluas infrastrukturnya kepada konsumen yang lebih banyak. Dibutuhkan oleh perusahaan berskala besar yang menggunakan jumlah VLAN lebih dari normal. b) Memiliki fitur yang lebih sedikit dibandingakn VLAN normal range. c) Disimpan dalam NVRAM (file running configuration). d) VTP tidak bekerja.


Kenapa butuh Vlan?

Anda memerlukan VLAN ketika kondisi jaringan Anda :

  • Memiliki lebih dari 200 node (titik) perangkat di dalam jaringan
  • Banyak terjadi traffic broadcast di jaringan Anda
  • Membagi beberapa user Anda menjadi segment sendiri untuk meningkatkan keamanan
  • Mengurangi traffic broadcast yang banyak disebabkan oleh serangan virus dan program pengganggu lain
  • Kebebasan konfigurasi dimana Vlan dapat bekerja tidak dibatasi oleh jalur fisik


Apa saja Parameter Vlan?

VLAN dapat mendefinisikan segmen jaringan sebanyak 4095 dalam sebuah interface (port). Inget 1 port loh!

Pembuatan VLAN membutuhkan parameter utama yaitu Core Port (Tagged) dan Edge Port (Untagged) istilah ini dipopulerkan oleh vendor Network seperti Mikrotik.

Istilah lain yang terkenal dari Core port (Trunk) Port dan Edge port (Access). Penggunaan istilah Trunk dan Access dipopulerkan oleh vendor jaringan Cisco.

Baik, dalam pembahasan kali ini, saya pakai istilah Trunk (tagged) dan Access (untagged) ya sahabat...

Untuk Trunk kita membutuhkan sebuah Router untuk membuat VLAN dan pada Access kita perlu sebuah switch manageable untuk yang dapat memecah informasi Vlan ID dari port Trunk.

Jadi, inget ya sahabat, Trunk =Tagged itu informasi yang berisi Vlan ID dan Access =Untagged yang akan meneruskan informasi ID ke port-port tertentu


Contoh Kasus kebutuhan Vlan

Skenarionya kita akan membagi 3 grup user dimana ada user marketing, user programmer dan Manajemen. Namun setelah disurvei lokasi, ternyata gedungnya memiliki 2 lantai dimana user programmer dan marketing ada di lantai 1 dan 2 dan Manajemen dilantai 1

Solusinya adalah kita rancang topologi sebagai berikut. Dibutuhkan 1 router, switch manageable 2 unit.

Vlan, pengertian dan fungsinya
Gambar 2. Router melalui jalur trunk ke port1 Switch Lt1 berisi VlanID10,20 dan 30 dimana di distribusikan sebagai access ke port4,5 dan 6. Untuk lantai 2, informasi ID diambil dari trunk port2 switch Lt1, dan distribusikan ke port5 dan 6.


Router membuat VlanID 10,20 dan 30. Informasi ini diteruskan melalui ether2 (trunk) ke port1 Switch Lt1.

Informasi VlanID10,20 dan 30 yang didapat dari port1 di distribusikan sebagai access ke port4,5 dan 6.

Untuk lantai 2, informasi ID diambil dari trunk port2 switch Lt1 diterima port2 switch Lt2, dan distribusikan ke port5 dan 6.

Gimana? Simple 'kan?

kalo bingung nanya ya...Komentar dibawah gak di kunci kok...bebas...


Soal latihan Vlan, pengertian dan fungsinya

  1. Kerjakan soal-soal Vlan, pengertian dan fungsinya yang sudah dibagikan gurumu melalui Google Classroom kalian


Tugas portofolio Vlan, pengertian dan fungsinya

  1. Kerjakan tugas portofolio Vlan berupa video kemudian upload ke youtube. Link youtube serahkan ke guru kalian

  1. Tag akun @rudysetiawanst(instagram) dan rudysetiawansst(facebook)


 

Start typing and press Enter to search