5.1.20
By - 5.1.20
2020, saatnya lebih SMART

Apa itu Resolusi SMART?


Hi sahabat rudy setiawan yang budiman, yang tetap setia membaca blogku di tahun 2020 ini. Postingan kali ini saya ngomongin resolusi SMART, sebagai self reminder aja. Jika bermanfaat buat anda semua, Alhamdulillaah!


Gak kerasa ya,udah tahun 2020 aja. Waktu begitu cepat berlalu, sungguh saya terlenakan. Terlena oleh begitu banyak urusan dunia, sehingga lupa mensyukuri bahwa semua itu adalah anugerahNya, nikmatNya.

Sudah waktunya bagi saya untuk mewujudkan perbaikan diri yang permanen. Menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya secara konsisten. Serta mulai membuang sifat-sifat yang merusak diri sendiri. Salahnya satunya lalai terhadap nikmat waktu.

Allah ta’ala berfirman,
وَالْعَصْرِ (1) إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (2) إِلَّا الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ (3)

”Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholih dan saling menasihati supaya menaati kebenaran dan saling menasihati supaya menetapi kesabaran” (QS. Al ‘Ashr).

Surat Al ‘Ashr merupakan sebuah surat dalam Al Qur’an yang banyak dihafal oleh kita, kaum muslimin, karena pendek dan mudah diingat.

Namun sayangnya, meskipun surat ini pendek, akan tetapi saya sendiri sulit mengamalkannya. Sampai-sampai Imam Asy Syafi’i rahimahullah berkata,
لَوْ تَدَبَّرَ النَّاسُ هَذِهِ السُّوْرَةَ لَوَسَعَتْهُمْ

"Seandainya setiap manusia merenungkan surat ini, niscaya hal itu akan mencukupi untuk mereka." [Tafsir Ibnu Katsir 8/499].

Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rahimahullah berkata, ”Maksud perkataan Imam Syafi’i adalah surat ini telah cukup bagi manusia untuk mendorong mereka agar memegang teguh agama Allah dengan beriman, beramal sholih, berdakwah kepada Allah, dan bersabar atas semua itu.


Mulai aja dulu...ini bagian yang tersulit

Jadi keinget iklan Tokopedia. Mulai aja dulu, terdengar mudah, tapi sulit dilaksanakan. Penyebabnya adalah pikiran-pikiran saya yang jauh kedepan, tapi justru jadi penghalang besar untuk mencapai tujuan-tujuan hidup saya. Mental block!

Tahun ini saya harus berubah! Macam power rangers,pak? Bukanlah, berubah disini maknanya lain tong. Setelah 40 tahun hidup didunia, baru tahun ini saya berani belajar menetapkan tujuan hidup saya setahun kedepan.

Saya dulu terbebani dengan target itu harus sebuah kesuksesan dari sisi finansial, ternyata bukan mas! Banyak hal kecil justru saya remehkan, ternyata kalau dijalani konsisten bisa berdampak kemana-mana.

Penetapan tujuan tidak harus sulit, pikiran saya aja yang mempersulit, ini yang harus dibuang terlebih dahulu!

Sebenarnya, penetapan tujuan pribadi tidak berbeda dengan misi atau perencanaan objektif di perusahaan atau lembaga. Yang saya butuhkan hanyalah sekumpulan tujuan yang jelas didefinisikan dengan baik, dapat diukur, realistis dan dibatasi oleh waktu.


Resolusi SMART

Metode ini pertama kali diperkenalkan oleh George T. Doran pada Management Review edisi November 1981. Selanjutnya metode ini banyak mengalami pengembangan.

Bersyukur saya membacanya di usia yang ke 40. Telat? Gak ada kata terlambat.

1. Specific (rinci)

Ya, menetapkan resolusi itu harus spesifik, fokus, ringkas, dan jelas. Ini yang tidak pernah saya lakukan 40 tahun yang lalu, sehingga hidup ini seolah-olah tidak ada tujuan yang berarti. Terlalu umum.

Dulu,
  • Rajin Sholat 5 waktu
  • Sedekah
  • Membuat blog rsetiawan.com meningkat trafiknya
  • Meningkatkan penghasilan dollar adsense
  • Bikin konten Youtube

Sekarang, ditahun 2020,
  • Rajin sholat 5 waktu di Masjid
  • Sedekah 50000 tiap jumat
  • Meningkatkan pengunjung blog rsetiawan.com dalam 3 bulan kedepan menjadi 15000 pageviews/bulan
  • Meningkatkan pendapatan adsense sampai $250/bulan
  • Bikin konten youtube video tiap hari


2. Measurable (terukur)

Tujuan yang kita rencanakan haruslah dapat diukur dengan angka-angka. Angka-angka ini berfungsi untuk mengukur pencapaian yang telah kita raih, pembanding antara tujuan dan target yang telah ditetapkan, sehingga kita bisa mengukur apakah masih di jalan yang benar,atau perlu dihentikan.

Target ini harus dapat di evaluasi setiap periode tertentu, misalnya harian,mingguan, bulanan atau tahunan. Modal awal, tanggal mulai, kondisi sebelum, dan lain-lain. Pokoknya pada saat evaluasi diketahui bahwa tujuan kita tercapai atau tidak.

Nah, kira-kira ginih
  • 10 menit sebelum adzan sudah di Masjid
  • Sedekah 50000 tiap jumat
  • Meningkatkan pengunjung blog rsetiawan.com menjadi 1500 pageviews/hari
  • Meningkatkan pendapatan adsense dari $150 jadi $250 dalam 3 bulan
  • Bikin konten youtube 1 video 1 minggu


3. Action (aksi aja dulu)

Ini yang penting, aksi aja dulu, mulai aja dulu. Tapi, bukan asal aksi, bukan asal mulai tentunya. Sebelum mulai tentu saya harus punya rencana-rencana. Tinggal poles dikit lagi,agar lebih detail.

Rencana itu berupa langkah aksi yang nyata dan bisa dilaksanakan.

Oke saya perbaiki, jadi ginih
  • Atur reminder di Android 20 menit sebelum adzan harus beberes kerjaan terus jalan ke Masjid, kerjakan sholat sunah, baca Quran 1 ain
  • Kumpulin duit 10000an dari kembalian tiap hari masukin amplop buat sedekah 50000 tiap jumat
  • Posting artikel tiap hari di rsetiawan.com dalam 3 bulan 1500 pageviews/hari
  • Meningkatkan pendapatan adsense dari $150 jadi $175 bulan depan sampai $250 di 3 bulan kedepan
  • Tingkatin subscriber Youtube dari 50 orang/perhari jadi 100/hari dengan bikin konten youtube 1 video 1 hari


4. Realistic (dapat dicapai, realistis)

Tujuan yang kita tetapkan haruslah realistis, jangan muluk-muluk. Buatlah tujuan berdasar fakta saat ini. Misal, blog ini pageviewnya per hari sudah 750an, jika terus rajin posting sampai 3 bulan kedepan 1500 pv/hari saya pikir realistis.

Tujuan yang terlalu muluk, sulit dicapai. Alih-alih malah bikin frustasi di tengah jalan. Target terlalu gampang juga bisa bikin kita gak termotivasi. Tidak mudah, tapi bukan tidak mungkin.

Nah, kira-kira ginih
  • Pasang reminder di Android 20 menit sebelum adzan harus sudah di Masjid, kerjakan sholat sunah,baca Quran 1 ain sambil nunggu Adzan
  • Kumpulin duit sisaan 2000 sampai 10000 tiap hari masukin amplop buat sedekah 50000 tiap jumat
  • Posting artikel tiap hari, ikut lomba blog di rsetiawan.com dalam 3 bulan evaluasi tiap bulan
  • Meningkatkan pendapatan adsense dari $150 jadi $175 bulan depan sampai $250 di 3 bulan kedepan
  • Tingkatin subscriber Youtube dari 50 orang/perhari jadi 100/hari dengan bikin konten youtube 1 video 1 hari


5. Time bound (di batasi waktu)

Tujuan dan target itu harus memiliki titik awal, garis waktu, dan titik akhir. Tujuan juga dapat dipecah menjadi tujuan yang lebih kecil. Pointnya biar gak terlalu santai, ada target yang musti di achieve dalam waktu tertentu.

Biasanya, dalam memenuhi target-target tentu ada analisa SMAR (Specific, Measurable,Action,Realistic) diatas tadi. Kalu mau detil, bisa di breakdown jadi target jangka pendek, menengah dan panjang sehingga ada time boundnya.

Nah, kira-kira ginih
  • Pasang reminder 20 menit sebelum adzan harus beberes kerjaan dan jalan ke Masjid, kerjakan sholat sunah, baca Quran 1 ain sambil nunggu Adzan
  • Kumpulin duit sisaan 2000 sampai 10000 tiap hari masukin amplop buat sedekah 50000 tiap jumat
  • Posting artikel tiap hari, ikut lomba blog di rsetiawan.com dalam 3 bulan evaluasi tiap bulan
  • Meningkatkan pendapatan adsense dari $150 jadi $175 bulan depan sampai $250 di 3 bulan kedepan
  • Tingkatin subscriber Youtube dari 50 orang/perhari jadi 100/hari dengan bikin konten youtube 1 video 1 hari, bulan Maret 2020 di evaluasi lagi


Oke sahabat, resolusi diatas cuma contoh. Tiap anda pasti punya target sendiri-sendiri. Agar resolusi ada progresnya, tentu semua ini harus di catat,
  • Sasaran harus ditulis dengan istilah positif.
  • Tujuan harus diposting di tempat yang terlihat, reminder. Catat di date Android biar diingetin
  • Tujuan harus menjadi milik Anda sendiri.
  • Jadilah fleksibel, situasi dan tujuan Anda dapat berubah ketika keadaan kehidupan berubah. Dengan kata lain, jika tenggat waktu Anda menjadi tidak realistis, ubahlah.
  • Hargai waktu, perbaiki Sholat, ibadah, sembahyang, semedi kalian, niscaya Tuhan akan perbaiki hidup kalian.

Apa resolusi kalean? Tulis di komentar sebagai pengingat (kalu mau aja) hihihi?


 

Start typing and press Enter to search