17.1.20
By - 17.1.20
Arus dan tegangan listrik, pengertian, rumus dan satuannya

Arus dan tegangan listrik, pengertian, rumus dan satuannya

Sistem komputer - Arus listrik Electric Current adalah muatan listrik yang mengalir melalui media penghantar dalam satuan waktu.

Untuk membahas tentang arus listrik dan tegangan, saya akan ajak kilas balik mempelajari materi Fisika, yaitu Atom.

Kenapa harus atom?

Karena arus listrik dan tegangan adalah fenomena alam, yang kalo dikaitkan pasti kembali ke ilmu alam, khususnya Fisika.

Lanjut ya...

Setiap benda memiliki molekul-molekul yang terus berotasi, kita sebut sebagai Atom.

Atom paling dasar memiliki 3 partikel, :

  • Proton (partikel +) ,
  • Elektron (partikel -) ,
  • dan Neutron (partikel netral).
Arus dan tegangan listrik, pengertian, simbol dan rumusnya
Gambar 1. Orbit dari partikel Proton, Electron dan Neutron


Dari gambar 1 diatas,inti atom memiliki muatan listrik positif (+) dan elektron memiliki muatan listrik negati (-) dan keduanya memiliki sifat saling tarik menarik satu sama lainnya.

Kalo kekuatan tarik menarik ini sama besar alias seimbang, yang terjadi adalah atom menjadi Netral (jumlah muatan positif = jumlah muatan negatif).

Ada pertanyaan? Belum...

Oke kita lanjut...

Gaya tarik menarik dari inti atom terhadap elektron yang berada diluar orbit disebut elektron valensi (valence electron).

Kekuatan valence electron paling lemah karena berada di orbit paling luar.

Oleh sebab itu elektron tersebut mudah lepas dari orbit karena pengaruh luar (seperti kalor, magnet, cahaya dan sebagainya) sehingga bisa pindah ke orbit lainnya.

Sebagai info 📝:

Elektron-elektron (partikel -) yang keluar dari orbit disebut dengan elektron bebas. Perpindahan elektron bebas tersebut selanjutnya menjadi arus listrik. Jadi pergerakan elektron bebas ini merupakan aliran arus listrik.

Pertanyaannya, arus listrik atau elektron bebas ini bergerak ke arah mana?

Nanti kita cari jawabannya sama-sama ya...😂


Arus listrik

Arus listrik adalah Aliran elektron yang berpindah dari muatan negatif ke muatan yang lebih positif.

Berdasarkan pemahaman ilmu Atom diatas, bahwa arus listrik terjadi karena adanya kelebihan elektron yang terlepas atau bebas.

Jika sebuah benda atau sumber listrik bermuatan lebih negatif berarti benda tersebut mempunyai kelebihan elektron.

Muatan elektron suatu benda atau sumber daya listrik diukur berdasarkan banyaknya kelebihan elektron yang ada.

Muatan sebuah elektron, sering dinyatakan dengan simbol Q atau E, dinyatakan dengan satuan coulomb, yaitu sebesar:

Q => 1,6 × 10-19 coulomb atau,

Q => 1C / 6.242 x 1018

Mari kita bahas...

Misalkan kita mempunyai sepotong kawat tembaga yang biasanya digunakan sebagai penghantar listrik.

Besarnya daya hantar pada kawat tersebut hanya tergantung pada adanya elektron bebas (valence electron).

Kawat penghantar tembaga memiliki jumlah proton dan elektron dalam jumlah yang sangat besar,

tapi...

karena jumlah proton dan elektron, yang bergerak ke kanan dan ke kiri sama besar maka seolah-olah tidak terjadi apa-apa alias Neutron (Netral).

Bingung gak?

Konduktor listrik

Kawat tembaga disebut bahan konduktor (penghantar arus listrik) yang bagus karena memiliki jumlah proton dan elektron yang sangat besar tadi.

Selain tembaga, ada aluminium, emas dan besi adalah bahan-bahan konduktor yang baik.

Isolator listrik

Berbeda dengan bahan konduktor, bahan isolator adalah yang memiliki jumlah proton dan elektron yang kecil,

sehingga...

kemampuan untuk mengalirkan arus listrik sangat kecil bahkan tidak bisa sama sekali.

Contoh bahan isolator adalah karet dan kayu.

Arah Arus listrik

Lanjut ya, kita kembali ke topik Arus listrik...

Jika kedua ujung kawat tembaga diberi pengaruh dari luar (kita beri sumber tegangan + dan - ),

apa yang terjadi?

Benar akan terjadi kelebihan eletkron sehingga terjadi pelepasan elektron bebas.

Elektron bebas yang bergerak ini disebut Arus listrik.

Tapi arah gerak arus listrik kemana pak?

Ok, kita analisa gambar dibawah ini...

Arus dan tegangan listrik, pengertian, simbol dan rumusnya
Gambar 2. Muatan listrik vs arus listrik


Mari kita catat dulu hasil pengamatan gambar 2...

✔️ Ada I (Arus) electron

✔️ Ada I (Arus) Conventional,

Pada gambar 2, sebuah Aki sebagai sumber daya listrik yang akan mempengaruhi elektron kabel tembaga sehingga kelebihan elektron dan melepas elektron bebas (e).

Elektron (e) bergerak dari terminal (-) aki menuju terminal (+) dan memanaskan filamen lampu bohlam (hingga berpijar/ menyala).

Ada yang bisa menyimpulkan?

Yep, Arus elektron bergerak dari negatif (-) ke arah positif (+). Penyebabnya adalah kelebihan elektron bebas (-) yang akan ditarik oleh Proton (+)

Paham ya...

Nah sekarang kenapa ada I (arus) Konvensional?

Pada perhitungan Hukum Ohm serta energi dan daya listrik,

diketahui bahwa...

Energi potensial bergerak dari potensial tinggi ke potensial rendah. Analogi seperti aliran air, dimana air bisa mengalir karena adanya beda tinggi dan rendah.

jadi...

bisa dilihat pada gambar 2, I (Arus) konvensional bergerak dari terminal (+) kearah terminal (-).

Info lagi ⚠️.

Akhirnya kita terbiasa menggunakan hukum Ohm, bahwa saat melakukan perhitungan, arus listrik mengalir dari potensial tinggi ke rendah.

Beda potensial ini disebut tegangan⚡.

Capek ya? ngopi dulu...☕

Oke, terus...

Aki akan berusaha mempertahankan pasokan muatan electron pada terminal (-), sementara terminal (+) terus menyerap muatan electron.

Pada satu titik, jumlah muatan electron dan proton pada aki akan seimbang kembali.

Inget gak,

saat jumlah elektron dan proton sama besar, maka tidak ada pergerakan sama sekali alias tidak terjadi apa-apa.

Ini yang terjadi di Aki...

Keadaan aki yang tidak dapat mengalirkan electron bebas,

kita menyebutnya, Akinya habis 😊.


Rumus Muatan Arus listrik

Besarnya muatan arus listrik dapat diukur sebagai banyaknya elektron mengalir per detik, namun demikian ini bukan satuan yang praktis karena harganya terlalu kecil.

Satuan yang dipakai saat ini adalah ampere,

Info 📝

Ampere adalah satuan arus listrik. Diambil dari nama André-Marie Ampère (1775–1836), seorang warga Prancis dan ilmuwan matematika, penemu elektro dinamika.

Rumusnya adalah, Q = I . t dimana,

Rumus arus listrik



Contoh soal Muatan Arus listrik

Contoh 1:
Perhatikan gambar 2, jika muatan electron (listrik) yang mengalir melalui kabel tembaga adalah 0.16 C setiap 64 ms. Tentukan arus dalam ampere?

Jawab 1:
Arus dan tegangan listrik, pengertian, simbol dan rumusnya


Contoh 2:
Tentukan waktu yang diperlukan untuk 4 x 1016 elektron untuk melewati kabel tembaga pada Gambar 2 jika arus 5 mA.

Jawab 2:
Menyelesaikan mencari Muatan electron (listrik) dengan rumus Q = I x t

Arus dan tegangan listrik, pengertian, simbol dan rumusnya



Tegangan listrik

Tegangan listrik adalah perpindahan energi yang dari beda potensial tinggi ke beda potensial yang lebih rendah.

Aliran muatan listrik dapat dianalogikan sebagai aliran air. Air secara alamiah mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah.

Perpindahan energi dilihat dari posisi ini disebut energi potensial.

Pengertian Energi adalah daya untuk melakukan pekerjaan.

Lanjut ya...

Jika massa (m) dinaikkan ke ketinggian (h) dan dipengaruhi gravitasi (g = 9,754 m/s2) di atas bidang referensi, ia memiliki ukuran energi potensial yang dinyatakan dalam joule (J)

jika ditulis dalam persamaan matematika, jadi ginih...

rumus energi potensial


Hubungan Energy Potensial dengan muatan listrik

Beda potensial atau tegangan (1 Volt) adalah energi sebesar 1 Joule untuk memindahkan muatan sebesar 1 Coloumb diantara 2 titik

Jika dirumuskan;

Rumus energi potensial, muatan listrik dan tegangan
dimana W adalah energi potensial satuan Joule dan Q adalah muatan listrik satuan Coloumb.


Contoh soal Tegangan listrik, muatan listrik

Contoh 1:
Tentukan energi yang dikeluarkan untuk memindahkan muatan 50 uC melalui perbedaan potensial 6 V.

Jawab 1:
Rumus energi potensial, muatan listrik dan tegangan


Contoh 2:

Temukan perbedaan potensial antara dua titik dalam sistem kelistrikan jika 60 J energi dikeluarkan oleh muatan 20 C antara dua titik ini.

Jawab 2:
Menggunakan rumus V=W / Q

V = 60 J / 20 C
V = 3 Volt



Tugas portofolio Arus dan tegangan listrik, pengertian dan rumusnya

  1. Carilah informasi tentang Arus dan tegangan listrik, pengertian dan rumusnya melalui internet.
  2. Buatlah video presentasi saat proses menyelesaikan tugas-tugas tersebut,kemudian upload ke Youtube, Instagram dan Facebook.
  3. Tag akun @rudysetiawanst(instagram) dan rudysetiawansst(facebook)

Iklan desktop

Iklan desktop

Advertise

Advertise

 

Start typing and press Enter to search