10.12.19
By - 10.12.19
Memahami Struktur IP address, Subnetmask, Network, Host,dan Broadcast

Struktur IP address versi 4 kelas C

Kita akan membahas IP versi 4 kelas C dulu ya...

Alasannya, karena IP versi 4 kelas C sampai saat ini masih jadi pilihan utama para pendidik calon teknisi jaringan dalam hal konfigurasi alamat device.

Untuk memahami cara kerja struktur IP address pada jaringan komputer, kita perlu kembali belajar bahwa komputer bekerja menggunakan notasi biner.

Notasi biner adalah informasi yang menggunakan data 1 dan 0. Komputer berkomunikasi menggunakan data biner.

Untuk menerjemahkan berbagai karakter huruf dan lain-lain, komputer menggunakan Kode Standar Amerika untuk Pertukaran Informasi (ASCII / American Standard Code for Information Interchange).


Panjang bit IP address versi 4

Struktur IP address versi 4 memiliki panjang 32 bit (terdiri 1 dan 0).

Namun, untuk kemudahan penggunaan oleh orang-orang, pola biner yang mewakili alamat IPv4 dinyatakan sebagai desimal bertitik (Doted-decimal notation).

Caranya adalah dengan membagi 32 bit menjadi 4 bagian (4 octet/ 4 byte) dimana tiap octet terdiri dari 8 bit = 1 byte.

1 byte mewakili 1 angka desimal.

Perhatikan gambar illustrasi dibawah.

Memahami Struktur IP address, Subnetmask, Network, Host,dan Broadcast
Gambar 1.Struktur IP Address




Cara penulisan struktur IP address

Secara umum ada 3 model penulisan struktur IP address:
  • Doted-decimal notation atau disingkat DDN, contoh: 192.168.10.69 — yang paling sering digunakan.
  • Bit notation atau dengan binary, contoh: 11000000.10101000.00001010.01000101 — terus latihan dengan notasi ini saat belajar IP address, biar makin mahir.
  • Hex notation atau dengan hexadecimal, contoh: C0.AB.A.45 — jarang digunakan, tapi ada beberapa program yang menuliskan IPv4 address dengan hexadecimal. Saat ini hex notation digunakan untuk IP versi 6


Apa itu Subnet Mask?

Ingat bahwa alamat IP adalah alamat hierarkis yang terdiri dari dua bagian: bagian Network dan bagian host.

Pada materi memahami IP address terdahulu, notasi biner penting ketika menentukan apakah komputer host/client berada dalam network yang sama.

Ini disebabkan ketika menentukan mana bagian network dan mana bagian host, perlu untuk melihat, bukan pada nilai desimalnya, tetapi pada notasi biner struktur IP address.

Di dalam 32-bit, sebagian bit membentuk network dan sebagian bit membentuk host.

Jika dua host memiliki pola bit yang sama di bagian jaringan yang ditentukan 32-bit, kedua host tersebut akan berada di jaringan yang sama.

Tetapi bagaimana host tahu bagian 32 bit mana yang merupakan network dan mana yang host? Itu adalah tugas dari subnet mask.


Subnet Mask default

Ketika client diberi alamat IP, maka subnet mask pun diberikan bersamaan. Ibarat sejoli, mustahil untuk dipisahkan, eh?

Bahkan ketika seorang teknisi jaringan membuat alamat IP, tanpa informasi prefix atau subnetmask, ia tahu bahwa sedang menggunakan subnetmask default.

Subnetmask default IP kelas C adalah 255.255.255.0 atau prefix /24

Perhatikan gambar dibawah.

Subnetmask default
Subnetmask default, nilai biner dan prefixnya


Seperti alamat IP, subnet mask panjangnya 32 bit juga. Subnet mask menggunakan bit 1 untuk menandakan bagian Network dan bit 0 bagian dari Host.

Nah,inilah kenapa Admin jaringan selalu bermain dengan prefix length sebagai pengganti penulisan SubnetMask yang panjang. Pembahasannya ada kok dibawah, baca aja terus...

Contoh kasus:

Sebuah komputer di konfigurasi menggunakan IP address versi 4 secara lokal (Private) menggunakan kelas C dengan prefix length default /24. IP yang dikonfigurasi adalah 192.168.1.1. Lakukan analisa mana bagian Network dan mana bagian Host
Perhatikan gambar berikut:

Menentukan bagian network dan host ip address
Gambar 2. Fungsi subnetmask sebagai penanda mana bagian network dan mana host


Perhatikan gambar diatas, terdapat 24 bit 1 yang menandai bagian Network dan 8 bit 0 yang menandai bagian Host.

Kalau disederhanakan ternyata IP Private kelas C ada 3 oktet bagian Network dan 1 oktet bagian Host.


Bagaimana cara Menentukan NetworkID sebuah IP 192.168.1.1?

Nah, yang menjadi pertanyaan, IP address 192.168.1.1 itu masuk atau menjadi bagian network siapa (masuk di Network ID atau Address berapa?) Ingat, ip 192.168.1.1 ini adalah kelas C dengan default subnetmask 255.255.255.0 atau prefix /24

Untuk menjawab hal ini,caranya ternyata sederhana sekali.

Cukup di AND-kan (dikalikan) antara IP Address dan SubnetMasknya
.

Ingat AND? Gerbang logika dasar AND? Yuk baca lagi kalo lupa, klik aja link tautannya...

AND itu diibaratkan sebagai perkalian.

Perhatikan gambar 3 dibawah.

Menentukan network ID
Gambar 3. Subnetmask sebagai penanda mana bagian network dan mana host digunakan juga untuk menentukan Network ID. Caranya cukup di AND (kali). Simpel 'kan?


IP address  11000000.10101000.00000001.00000001 
Subnetmask  11111111.11111111.11111111.00000000 
------------------------------------------------- X
NetworkID   11000000.10101000.00000001.00000000 

11000000.10101000.00000001.00000000 Jika dikonversi menjadi desimal = 192.168.1.0
 
Yup, jadi IP 192.168.1.1 adalah bagian dari NetworkID 192.168.1.0

Jadi nanti kalau ada soal, rancanglah jaringan lokal menggunakan Network 192.168.1.0/24 udah paham 'kan?


Bagaimana cara Menentukan BroadcastID IP 192.168.1.1?

Fungsi Subnetmask selain menentukan mana bagian Network atau Host, kemudian Network ID, ada 1 lagi fungsi subnetmask yaitu mencari BroadcastID.

Secara default NetworkID menggunakan bit 0 semua (terendah) pada bagian host.

Lalu untuk broadcastID, secara default menggunakan bit 1 semua (tertinggi) pada bagian host

Lihat gambar dibawah...

Menentukan broadcast ID
Gambar 4. Broadcast id adalah bit tertinggi yang dapat dicapai oleh bagian Host



Caranya gampang ya, kalau networkID udah diketahui, maka Broadcast ID pasti ketemu.

NetworkID 11000000.10101000.00000001.00000000
Broadcast 11000000.10101000.00000001.11111111

11000000.10101000.00000001.11111111 Jika dikonversi menjadi desimal = 192.168.1.255

Yup, jadi IP 192.168.1.1 adalah bagian dari BroadcastID 192.168.1.255

Apa itu Prefix Network?

Nah, ini dia yang saya mau ceritakan tadi. Admin jaringan biasa kalau memberi arahan konfigurasi IP selalu memakai Prefix.

Seperti yang kalian tahu, IP address dan Subnetmask itu sejoli, gak mungkin pisah.

Jadi, kalau Admin jaringan gak menulis prefix dibelakang sebuah IP, maka otomatis IP tersebut menggunakan Subnetmask Default yang berjumlah 24 bit Network.

Contoh penulisan Prefix:
192.168.10.10/24 => IP addressnya 192.168.10.10 dan subnetmasknya adalah....=> Gini caranya, /24 adalah prefix banyaknya bit 1 dalam subnetmask (11111111.11111111.11111111.00000000), ada 24 angka 1.

Jika diubah kedalam desimal ditulis=> 255.255.255.0

Jadi kalau ada IP ditulis 192.168.10.10/24 itu sama saja 192.168.10.10/255.255.255.0

Contoh penulisan Prefix lainnya:
192.168.20.20/27 => IP addressnya 192.168.20.20 dan subnetmasknya adalah....=> Gini caranya, /27 adalah prefix banyaknya bit 1 dalam subnetmask (11111111.11111111.11111111.11100000), ada 27 angka 1.

Jika biner ini 11111111.11111111.11111111.11100000 diubah kedalam desimal ditulis=> 255.255.255.224.

Jadi kalau ada IP ditulis 192.168.20.20/27 itu sama saja 192.168.20.20/255.255.255.224

Hmmm....mudah ternyata..


Nah, sekarang enak mana nulis 192.168.1.1/24 atau 192.168.1.1/255.255.255.0 ?


Rangkuman

Oke, sekarang kita coba rangkum dalam bentuk persoalan dan solusi ya sahabat.

Diketahui 209.165.201.30/27. Anda di minta menentukan Network ID, Broadcast ID, Subnetmask, hingga IP address yang bisa dipakai

Solusi:

Permasalahan IP address
Gambar 5. Penyelesaian permasalahan penentuan Network ID,BroadcastID, Subnetmask hingga ip address yang bisa dipakai


Nah, sedikit penjelasan ya sahabat, IP 209.165.201.30 merupakan kelas C dimana sudah ditentukan bagian Network dan Host N.N.N.H.

Perhatikan Oktet 4 saya tandai kuning karena rupanya di pinjam 3 bit untuk network di sebabkan prefix 27, sehingga bagian Host yang bisa di olah tinggal 5 bit.

5 bit ini akan menentukan berapa banyak IP address yang bisa dipakai setelah dikurangi untuk Network ID dan Broadcast ID


Soal latihan konversi IP address ke dalam bit notation

  1. Identifikasilah IP address berikut ini, kemudian konversi ke dalam bit notation
  2. Kerjakan didalam buku tugas, setelah selesai laporkan hasilnya ke gurumu

1.192.135.250.10
Contoh Jawaban:
11000000.10000111.11111010.00001010
2. 209.165.201.30
3. 192.168.255.253
4. 10.100.11.103
5. 172.30.1.100
6. 192.31.7.11
7. 172.20.18.150
8. 64.104.0.11
9. 128.107.10.1
10. 192.168.0.254

Soal latihan menentukan Network ID pada IP address

  1. Identifikasilah IP address berikut ini, kemudian tentukan Network ID
  2. Kerjakan didalam buku tugas, setelah selesai laporkan hasilnya ke gurumu

1.209.165.201.30/27
Contoh Jawaban:
Caranya dengan mengalikan (ANDing) IP address dengan SubnetMasknya

11010001.10100101.11001001.00011110 --> Address: 209.165.201.30
11111111.11111111.11111111.11100000 --> Netmask: 255.255.255.224 = 27
11010001.10100101.11001001.00000000 --> Network: 209.165.201.0
Jawabannya : 209.165.201.0
2. 204.145.221.33/27
3. 192.168.255.253/24
4. 10.100.11.103/16
5. 172.30.1.100/28
6. 192.31.7.11/24
7. 172.20.18.150/22
8. 64.104.0.11/16
9. 128.107.10.1/16
10. 192.168.0.254/24

Soal latihan menentukan Broadcast ID pada IP address

  1. Identifikasilah IP address berikut ini, kemudian tentukan Broadcast ID
  2. Kerjakan didalam buku tugas, setelah selesai laporkan hasilnya ke gurumu

1.209.165.201.30/27
Contoh Jawaban:
Caranya dengan mengalikan (ANDing) IP address dengan SubnetMasknya

11010001.10100101.11001001.000 11110 --> Address: 209.165.201.30
11111111.11111111.11111111.111 00000 --> Netmask: 255.255.255.224 = 27
11010001.10100101.11001001.000 00000 --> Network: 209.165.201.0
11010001.10100101.11001001.000 11111 --> Broadcast: 209.165.201.31
Jawabannya : 209.165.201.31
2. 204.145.221.33/27
3. 192.168.255.253/24
4. 10.100.11.103/16
5. 172.30.1.100/28
6. 192.31.7.11/24
7. 172.20.18.150/22
8. 64.104.0.11/16
9. 128.107.10.1/16
10. 192.168.0.254/24

Tugas portofolio Memahami IP Address

  1. Carilah informasi tentang IP address kelas A dan B
  2. Buatlah video penjelasannya (kurleb 5 menit), kemudian upload ke channel youtube kalian masing-masing
  3. Tag akun @rudysetiawanst(instagram) dan rudysetiawansst(facebook)

 

Start typing and press Enter to search