- 3.5.19

Menjadi seorang guru PNS, apalagi guru kejuruan yang mengampu materi Teknologi Informasi dan Komunikasi, mengembangkan diri dengan mengikuti berbagai program diklat dan bimtek adalah wajar, bahkan menjadi bagian yang melekat pada jabatan guru PNS.

Kegiatan Coding Teacher Academy adalah salah satu kegiatan pengembangan diri yang dapat guru ikuti. Apa itu CTA? Simak terus ya...




Assalamualaikum wr.wb sahabat Rudy Setiawan yang budiman!

Ada info menarik nih buat bapak ibu guru SMA dan SMK yang mengajar dibidang TIK.

Kominfo melalui laman https://digitalent.kominfo.go.id/pelatihan/CTA menyelenggarakan program beasiswa Coding Teacher Academy

Nah, apa itu Coding Teacher Academy?

Mari kita simak penjelasan berikut ini

Baca juga : Bagaimana cara mendaftar program beasiswa coding academy?

Deskripsi Program Coding Teacher Academy (CTA)

Program Coding Teacher Academy (CTA) merupakan program pelatihan peningkatan kompetensi bagi 2.000 guru bidang TIK yang mengajar di SMK, SMA, Madrasah Aliyah dan SMALB negeri dan swasta.

Tujuan Coding Teacher Academy (CTA)

Program CTA bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis dalam bidang pemrograman sehingga guru dapat mendidik dan mengajarkan kompetensinya kepada siswa/siswi di tempatnya mengajar

Siapa saja yang bisa ikut Program ini?

Program ini terbuka bagi PNS dan Non PNS yang mengajar dibidang TIK pada sekolah masing-masing

Kurikulum Program Coding Teacher Academy (CTA)

Penyelenggaraan program CTA berlangsung selama 70 jam pelajaran yang meliputi kegiatan pelatihan online dan offline.

Dalam penyelenggaraan program Coding Teacher Academy, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerjasama dengan global tech company untuk menyediakan Kurikulum, Silabus, Modul dan Instruktur.

Lembaga Pelatihan Kementerian Komunikasi dan Informatika (BPPTIK Cikarang, Pusdiklat Jakarta, Pustiknas Tangerang Selatan dan STMM Yogyakarta) berperan menjadi penyedia sarana dan prasarana.

Hasil akhir program Coding Teacher Academy

Diharapkan dengan terselenggaranya program CTA ini,sekolah melalui guru mampu mengurangi angka pengangguran dengan memenuhi kebutuhan tenaga terampil di bidang teknologi.

Kementerian Komunikasi dan Informasi dalam hal ini berupaya untuk menciptakan ekosistem seimbang untuk memaksimalkan peran triple helix (instansi pemerintahan, sektor privat, dan institusi pendidikan) untuk menjadi fasilitator dan akselerator pendukung ekonomi digital.

Persyaratan

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Usia Maksimal 45 Tahun pada saat mendaftar
  3. Guru SMK / SMA / Madrasah Aliyah / SMALB yang mengajar di bidang TIK (Terbuka bagi Guru PNS dan Non - PNS)
  4. Mendapatkan rekomendasi dari Kepala Sekolah tempat mengajar
  5. Lolos Seleksi - Administrasi dan Substansi
  6. Scan KTP
  7. Scan Surat Rekomendasi dari Kepala Sekolah
  8. Scan SK Mengajar
  9. Menyetujui Surat Pernyataan Peserta DTS 2019
  10. Menyetujui Syarat dan Ketentuan DTS 2019
  11. Menyetujui Tata Tertib DTS 2019
  12. Sanggup mempersiapkan laptop dengan spesifikasi sebagai berikut: RAM minimal 2 GB, Laptop dengan 32/64-bit processor, Laptop dengan Operating System Windows 7,8,10, Linux, atau MAC OSX, Laptop dengan konektivitas WiFi dan memiliki webcam
  13. Bersedia mengikuti pelatihan tatap muka antara tanggal 1-5 Juli 2019 atau 8-12 Juli 2019 atau 15-19 Juli 2019

Brosur Academy

Silahkan unduh brosur acedemy melalui link unduhan disini

Advertisement
Advertisement

Jika kurang mengerti dan faham, ajukan pertanyaan dan komentar, InsyaAllaah dibalas...
EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search