Praktik konfigurasi Mikrotik internet gateway pada interface LAN dan WLAN (Hotspot)

- 10.4.19

Indikator Pencapaian Kompetensi praktik konfigurasi Mikrotik sebagai gateway internet

  1. Memperagakan langkah konfigurasi mikrotik sebagai gateway setelah demo
  2. Melakukan konfigurasi mikrotik berdasarkan contoh kasus

Tujuan praktik konfigurasi Mikrotik sebagai gateway internet

Melalui kegiatan praktikum konfigurasi Mikrotik sebagai gateway internet, anda dapat:
  1. Memperagakan langkah konfigurasi mikrotik sebagai gateway setelah demo dengan tepat
  2. Melakukan konfigurasi mikrotik berdasarkan contoh kasus dengan teliti


Alat dan bahan

  1. Komputer terpasang aplikasi Winbox (aplikasi winbox download disini)
  2. Kabel UTP sudah terpasang konektor RJ-45 tipe straight (baca tutorial cara membuat kabel UTP jenis straight)
  3. Mikrotik router RB-941
  4. Over steker
  5. Sumber internet dari ISP
  6. Topologi jaringan beserta informasinya (baca tutorial cara membuat topologi)

Teori singkat

Gateway

Gateway adalah pintu gerbang (gateway) sebuah packet data yang akan dikirim ke network lain, oleh perangkat gateway.

Peralatan gateway umumnya berupa router, karena fungsi utama router adalah merouting paket. Fungsi lainya, menghubungkan 2 atau lebih jaringan yang berbeda segmen.

Kapan butuh gateway?

Gateway dibutuhkan kalau kamu mau kirim paket data pada komputer atau host yang tidak 1 network.

Coba perhatikan gambar 1 dibawah.

Gbr 1. Topologi peer-to-peer connection

Menurut kalian, koneksi jaringan diatas butuh gateway tidak? Ya betul, nggak butuh!

Karena koneksi kedua PC tersebut masih dalam 1 network (jaringan).

Coba perhatikan gambar 2 dibawah.

Gbr 2. Topologi peer-to-peer menggunakan SWITCH

Sekarang gimana menurut kalian, koneksi jaringan diatas butuh gateway tidak? Ya betul, nggak butuh!

SWITCH berfungsi meneruskan paket data, karenanya koneksi kedua PC tersebut masih dalam 1 network (jaringan) dan gak butuh GATEWAY

Jadi, kapan butuh gateway?

Coba perhatikan gambar 3 dibawah.
Gbr 3. Koneksi jaringan komputer menggunakan ROUTER

PC 1 dan PC 2 adalah 2 komputer yang disetting berbeda jaringan.

PC 1 di Network 192.168.200.0/24 dan PC 2 di Network 192.168.100.0/24.

Gateway PC 1
Untuk dapat mengirim paket data, misal melakukan PING ke PC 2, maka paket ICMP (ping) akan melewati interface eth3 pada router.

Interface eth3 pada router disetting dengan IP 192.168.200.1/24. Dari interface eth3, paket data akan dirouting (arahkan) ke interface eth2 router diteruskan ke PC 2.

Jadi GATEWAY dari PC 1 adalah 192.168.200.1

Gateway PC 2
PC 2 akan menerima paket data ICMP berupa Ping dari PC 1, dari interface eth2 pada router.

Interface eth2 pada router disetting dengan IP 192.168.100.1/24. Setelah diterima, PC 2 akan reply (menjawab) ke PC 1 melalui interface eth2, dilanjutkan akan dirouting (arahkan) ke interface eth3 pada router diteruskan ke PC 1.

Jadi GATEWAY dari PC 2 adalah 192.168.100.1

Gbr 4. Menentukan gateway

NAT (Network Address Translation)

Berbicara internet gateway, router selain merouting network-network yang berbeda agar dapat saling berkomunikasi, dia juga bertugas melakukan Tranlasi.

Salah satu tugas router adalah NAT (Network Address Translation), yaitu mengubah informasi IP header agar IP private dapat mengakses internet dengan IP Public.

Mudahnya, mengubah alamat IP lokal yang banyak, menjadi 1 alamat IP publik

Langkah kerja : konfigurasi Mikrotik sebagai internet gateway

  1. Siapkan alat dan bahan
  2. Atur Mikrotik sesuai gambar topologi fisik berikut ini
  3. Gbr 5. Topologi jaringan Mikrotik router
  4. Siapkan data-data informasi apa saja yang akan kita konfigurasi
  5. Gbr 6. ToR sederhana tentang konfigurasi jaringan
  6. Gambar dibawah adalah konfigurasi fisik
  7. Gbr 7. Rancangan penempatan alat dan pengkabelan horisontal
  8. Nyalakan komputer
  9. Konfigurasilah jaringan pada Komputer menjadi Obtain an IP address automatically (otomatis dapat IP)
  10. Gbr 8. Open Control Panel->Network and sharing center -> klik change adapter settings
    Buka control panel, klik Network and sharing center -> klik change adapter settings -> lalu ikuti langkahnya seperti gambar 8.
  11. Nyalakan Mikrotik, lalu buka aplikasi Winbox Mikrotik pada komputer
  12. Gbr 9. Buka winbox
    Buka winbox (cari dimana anda menyimpannya) -> klik refresh -> jika muncul daftar mikrotik yang terdeteksi -> klik pada MAC address -> login sebagai admin password biarkan kosong -> klik connect
  13. Reset seluruh konfigurasi Mikrotik default. Lakukan seperti gambar dibawah.
  14. Reset konfigurasi mikrotik default
    Klik menu System -> klik reset configuration -> ceklit no default configuration dan do not backup -> klik tombol reset configuration -> tunggu beberapa saat, kemudian lakukan login ke winbox lagi (langkah nomor 7)
  15. Jika kalian lebih menyukai menggunakan menu Terminal pada winbox, ini perintahnya:

     
    system reset-configuration no-defaults=yes skip-backup=yes (enter)
    Dangerous! Reset anyway? [y/N]: (ketik y)  
     
  16. Setelah login kembali, baru kita Konfigurasi Mikrotik agar mendapat IP otomatis dari penyelenggara jasa internet (Internet Service Provider)
  17. Gbr 10. Konfigurasi dhcp-client
    Klik menu IP -> dhcp-client -> klik add (tambah) -> pilih interface ether1, OK -> harus dapat IP dari ISP.
  18. Selain menggunakan winbox, kalian juga dapat mengkonfigurasi mikrotik dengan instruksi command line seperti gambar diatas.
  19.  
    ip dhcp-client add interface=ether1 (enter) 
    ip dhcp-client print (enter)
    --> perhatikan nomor urutan rule 
    ip dhcp-client enable (enter)
    numbers: 0 (ketik 0)   
  20. Mengaktifkan interface WLAN 1
  21. Gbr 11. Mengaktifkan interface wlan1 jika belum aktif
    Klik interface -> klik pada wlan1 -> klik enable
     
    interface enable wlan1 (enter) 
     
  22. Mengaktifkan akses point pada interface wlan1
  23. Gbr 12. Mengaktifkan akses point pada wlan1
    Klik menu Wireless -> klik 2x interface wlan1 -> pilih tab Wireless -> pilih mode AP bridge -> beri nama SSID dengan namapeserta@proxy -> klik OK
     
    interface wireless set mode=ap-bridge band=2ghz-b/g/n frequency=auto ssid=namapeserta@proxy (enter)
    numbers: 0    
     
  24. Mengkonfigurasi IP address pada interface ether2 dan wlan1
  25. Gbr 13. Konfigurasi alamat IP pada interface
    Klik menu IP -> Address -> klik Add (tambah) -> ketik address misal 192.168.100.1/24 -> pilih interfacenya -> klik OK Jika
     
    ip address add interface=ether2 address=192.168.100.1/24 (enter)
    ip address add interface=wlan1 address=192.168.200.1/24 (enter)
    ip address print (enter) 
     
  26. Mengkonfigurasi firewall NAT agar komputer host (client) dapat mengakses internet
  27. Gbr 14. Konfigurasi NAT
    Klik menu IP -> klik pada Firewall-> klik NAT-> klik Add (+) -> pilih chain srcNAT-> out interfae ether1-> Action Masquerade
     
    ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade 
     
  28. Menguji koneksi router ke internet
  29. Gbr 11. Menguji koneksi router ke internet
  30. Konfigurasilah jaringan pada Komputer manually
  31. Gbr 15. Open Control Panel->Network and sharing center -> klik change adapter settings
  32. Menguji koneksi komputer client ke internet
  33. Gbr 16. Buka cmd, ketik ping ke detik.com
  34. Jika reply, selamat.....kamu udah bisa konfigurasi mikrotik sebagai internet gateway


Tugas Praktik

  1. Ikutilah langkah langkah konfigurasi mikrotik sebagai internet gateway diatas
  2. Dokumentasikan dalam bentuk laporan yang ditulis pada Microsoft Word

Prosedur pengiriman tugas praktik

  1. Simpan dokumen dengan format penamaan : nama_kelas_nama_tugas (contoh: rudy_XTKJ_praktik membuat topologi)
  2. Kumpulkan hasil pekerjaan melalui ketua kelas ATAU Upload hasil tugasmu melalui link ini ==> upload tugas
  3. Alternatif lainnya adalah, upload video kalian ke Youtube, dan kirim linknya ke email saya di: rsetiawan@gmail.com
  4. Selamat bekerja

 

Start typing and press Enter to search