Melakukan Subnetting IP versi 4 kelas C - Rudy Setiawan

Melakukan Subnetting IP versi 4 kelas C

- 24.8.18


Halo,Assalamualaikum Wr.Wb sahabat SMK...
Apa kabar? Saya harap anda semua sehat selalu ya..

Hari ini saya akan membahas materi tentang Subnetting Alamat IP versi 4.

Seperti yang telah kita pelajari minggu lalu dalam materi Memahami IP address, IPv4 panjangnya adalah 32bit dan dibagi dalam 2 bagian,yaitu: Network dan host.

Nah, 2 bagian ini nanti digunakan oleh protokol routing untuk menentukan Network tujuan.

Perangkat Router akan meneruskan paket berdasarkan bagian network dari alamat IP; setelah Network diketahui, bagian host dari alamat IP digunakan untuk identifikasi perangkat tujuan.

Namun, ketika Network berkembang, dengan banyaknya peralatan (host) yang ada didalam Network maka perlu pembagian ulang Network (Subnetting) agar didapat lalu lintas data yang lebih cepat dan efisien.


Indikator Pencapaian Kompetensi Melakukan Subnetting IP versi 4 kelas C

  1. Mengidentifikasi latar belakang subnetting pengalamatan IP
  2. Memahami perencanaan pengalamatan IP
  3. Menentukan Subnetting dasar
  4. Menghitung Subnetting menggunakan rumus

Tujuan Belajar Subnetting IP versi 4 kelas C

Melalui berbagai diskusi,tanya jawab,menggali informasi,anda dapat:
  1. Mengidentifikasi latar belakang subnetting pengalamatan IP
  2. Memahami perencanaan pengalamatan IP
  3. Menentukan Subnetting dasar
  4. Menghitung Subnetting menggunakan rumus

Mengidentifikasi latar belakang subnetting pengalamatan IP


Dalam jaringan komputer, perangkat (host) menggunakan Broadcast IP untuk mencari layanan dan perangkat lainnya.
Ingat bahwa Broadcast dikirim ke semua penghuni (host) di dalam jaringan.

Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) adalah contoh layanan jaringan yang bergantung pada Broadcast.

Perangkat (host) mengirim broadcast ke seluruh jaringan untuk mencari server DHCP. Pada jaringan yang besar, ini dapat membuat lalu lintas jaringan menjadi padat.

Untuk alasan ini, jaringan yang besar harus disegmentasi menjadi sub-network yang lebih kecil, agar efisien dan mengurangi lalu lintas data yang tidak perlu dan badai broadcast (broadcast storm).




Memahami perencanaan pengalamatan IP

Perencanaan jumlah host (PC/Alat jaringan) yang akan memakai alamat IP di setiap subnet sangat diperlukan saat melakukan subnetting.

Misalnya dalam desain topologi Network Lab Sekolah Anda pertimbangkan berapa banyak host yang diperlukan dalam tiap ruangan.

Gbr 1. Perencanaan jumlah client per subnet

Memahami Subnetmask IPv4 kelas C

Alamat IPv4 kelas C menggunakan subnetmask default / standard 255.255.255.0 atau prefix /24

Dari informasi subnetmask tersebut, dapat kita tentukan Jumlah network,jumlah Host, alamat Host pertama,Alamat host terakhir.

Gbr 1. Standar Subnetmask pada IP kelas C


Menghitung jumlah Host pada subnetmask standar

Perhatikan gambar 2 dibawah

Gbr 2. Perhitungan jumlah host pada subnetmask standar

Dengan menggunakan rumus Jumlah Host per Subnet = 2h – 2, dimana h adalah adalah banyaknya binari 0 pada oktet bagian host. Jadi jumlah host per subnet adalah 28 – 2 = 254 host

Menghitung jumlah Network pada subnetmask standar

Perhatikan gambar 3 dibawah

Gbr 3. Perhitungan jumlah network pada subnetmask standar

Dengan menggunakan rumus Jumlah Network = 2n, dimana n adalah adalah banyaknya binari 1 pada oktet bagian host. Jadi jumlah Network adalah 20 = 1 Network

Menentukan alamat Network subnetmask standar

Perhatikan gambar 4 dibawah

Gbr 4. Perhitungan alamat network pada subnetmask standar

Menentukan alamat Broadcast subnetmask standar

Perhatikan gambar 5 dibawah

Gbr 5. Perhitungan alamat broadcast pada subnetmask standar

Dengan mengetahui Alamat Network = 192.168.10.0, mak alamat broadcast adalah jumlah maksimum bit 1 pada bagian host. Jika ditulis dalam desimal 192.168.10.255

Menentukan alamat Host pertama dan terakhir pada subnetmask standar

Perhatikan gambar 6 dibawah

Gbr 6. Perhitungan alamat host pertama sampai terakhir pada subnetmask standar

Memahami dasar Subnetting

Subnetting adalah memecah jaringan yang besar menjadi beberapa jaringan kecil

Subnetting IPv4 dibuat dengan meminjam 1 atau lebih bit pada bagian host.

Semakin banyak bit host yang dipinjam, semakin banyak subnet yang dapat dibuat tapi semakin sedikit jumlah host.

Untuk setiap bit yang dipinjam, jumlah subnet yang tersedia menjadi dua kali lipat.

Langkah Subnetting dengan cara meminjam bit


Contoh
Sebuah lab komputer diberikan alamat jaringan oleh administrator 192.168.1.0/25. Lakukan analisa kebutuhan IP pada jaringan tersebut

Gbr 7. Hitung subnetting untuk network 192.168.1.0/25

Analisa: 192.168.1.0 berarti kelas C Private dengan Subnet Mask /25 berarti 11111111.11111111.11111111.10000000 (dikonversi menjadi desimal => 255.255.255.128).

Gbr 8. Penjelasan subnetmask prefix /25 dengan meminjam 1 bit dari bagian HOST

Informasi subnetmask yang baru (255.255.255.128) ini didapat dengan meminjam 1 bit dari bagian HOST.
Lalu kita dapat menentukan jumlah Network, jumlah Host / subnet, Alamat Network dan broadcast / subnet, alamat Host pertama dan terakhir / subnet.



Perhitungan Subnetting

Nah, berdasarkan data pada gambar 8, kita selesaikan analisanya sebagai berikut:
  1. Jumlah Subnet = 2n, dimana n adalah banyaknya binari 1 pada oktet bagian host. Jadi Jumlah Subnet adalah 21 = 2 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 2h – 2, dimana h adalah adalah kebalikan dari n yaitu banyaknya binari 0 pada oktet terakhir bagian host. Jadi jumlah host per subnet adalah 27 – 2 = 126 host
  3. Blok Subnet = 256 – 128 (nilai oktet terakhir subnet mask =>255.255.255.128) = 128.
    Berdasar jawaban Jumlah subnet pada poin 1, ada 2 subnet maka blok subnet dimulai dari 0,128.
  4. Bagaimana dengan alamat host dan broadcast yang valid? Kita langsung buat tabelnya.

Perhatikan gambar dibawah.

Gbr 9. Tabel alokasi IP pada network 192.168.1.0/25

Perhitungan Subnetting jika diketahui alamat IP dan prefixnya saja

Kadangkala teknisi jaringan terutama dari Perusahaan hanya memberi alamat IP dan prefixnya saja untuk kita konfigurasi.

Contoh: Analisa sebuah IP dari ISP 192.168.10.138/27. Tentukan:
  1. subnetmask
  2. alamat network
  3. alamat broadcast
  4. jumlah host / network
  5. posisi alamat IP tersebut di subnet ke berapa
  6. IP host pertama dan terakhir pada subnet tersebut

Gbr 10. Teknik subnetting prefix 27 dengan meminjam 3 bit dari bagian HOST mencari alamat NETWORK

Perhatikan, prefix 27 berarti bagian host dipinjam 3 bit untuk Network. Nah, sekarang kita cari alamat Broadcastnya

Gbr 11. Teknik subnetting prefix 27 mencari alamat BROADCAST

Selanjutnya kita cari alamat host pertama dan terakhir pada subnet tersebut sebagai berikut:

Gbr 12. Teknik subnetting prefix 27 mencari jumlah Network dan Host

Setelah didapat data-data tentang jumlah Network (subnet), jumlah Host per subnet, serta blok Subnet, kita akan melihat posisi IP 192.168.10.138/27 berada di subnet ke berapa.

Gbr 13. Teknik subnetting prefix 27 mencari alamat broadcast

Tugas portofolio

1. Diketahui alamat Network sebuah lab komputer 192.168.100.0/26. Tentukan:
  1. Subnet Mask
  2. Alamat IP Host Pertama
  3. Alamat IP Host Terakhir
  4. Alamat IP Broadcast

2. Diketahui alamat IP komputer 192.168.1.211/28. Tentukan:
  1. Subnet Mask
  2. Alamat Network IP tersebut
  3. Alamat Broadcast IP tersebut
  4. Posisi IP tersebut berada di subnet ke berapa


Latihan soal dan quiz Melakukan Subnetting IP versi 4 kelas C

  1. Kerjakan soal-soal Melakukan Subnetting IP versi 4 kelas C yang tersedia melalui akun Quipper kalian. ( Baca disini : cara mendaftar quipper learn buat siswa)
  2. Gunakan kode kelas: JWDDNN5 buat kalian yang baru pertama kali gabung
  1. Upload hasil tugas portofolio melalui link ini ==> upload tugas

Daftar pustaka

Cisco Networking academy



Advertisement
Advertisement
 

Start typing and press Enter to search