Pengertian IP address, subnetmask, network, host dan broadcast

- 07 Agustus


Halo, Assalamualaikum.Wr.Wb sahabat SMK..
Apa kabar? Saya harap anda sehat selalu ya..

Hari ini kita akan membahas materi tentang IP address. Namun materi akan dibatasi hanya sampai pada IP kelas C. Lalu anda juga belajar mengidentifikas Subnetmask, Network, Host dan Broadcast address.

Sebelum anda mampu mengidentifikasi pengalamatan IP, menguasai topik Sistem bilangan pada sistem komputer dan cara mengkonversi sistem bilangan adalah pondasi utama ketika menyangkut topik Jaringan komputer. Materi kali ini kita akan fokus belajar tentang pengalamatan IP untuk keperluan jaringan komputer.

Indikator Pencapaian Kompetensi

  1. Memahami IP address
  2. Memahami struktur IP versi 4
  3. Memahami operasional AND pada IP dan subnet

Tujuan Belajar

Melalui berbagai diskusi,tanya jawab,menggali informasi,anda dapat:
  1. Mengerti pengalamatan IP
  2. Menjelaskan struktur IP
  3. Menjelaskan konsep operasional AND pada IP dan subnet

Pengertian IP address

Alamat Internet Protocol(alamat IP) adalah notasi angka yang ditetapkan untuk setiap perangkat yang terhubung dan berkomunikasi dalam jaringan komputer. Alamat IP biasanya ditulis dan ditampilkan dalam notasi yang dapat dibaca manusia, yaitu desimal (namun kita wajib memahami notasi biner dasar perhitungan)

Kelas-kelas pada IP

Untuk memahami cara kerja jaringan komputer, kita perlu memahami bahwa komputer bekerja menggunakan notasi biner. Notasi biner adalah informasi yang menggunakan data 1 dan 0. Komputer berkomunikasi menggunakan data biner.


Struktur pengalamatan IP versi 4

Untuk memahami cara kerja jaringan komputer, kita perlu memahami bahwa komputer bekerja menggunakan notasi biner. Notasi biner adalah informasi yang menggunakan data 1 dan 0. Komputer berkomunikasi menggunakan data biner.

Untuk menerjemahkan berbagai karakter huruf dan lain-lain, komputer menggunakan Kode Standar Amerika untuk Pertukaran Informasi (ASCII / American Standard Code for Information Interchange).

Dalam jaringan IPv4, alamat ini diwakili menggunakan 32 bit (1 dan 0). Pada lapisan Network, paket data kemudian dimasukkan informasi identifikasi unik yaitu informasi sumber dan tujuan paket data akan dikirim. Oleh karena itu, dalam jaringan IPv4, setiap paket menyertakan alamat sumber 32-bit dan alamat tujuan 32-bit di header Layer 3.

Cara penulisannya ada 3:

  1. Doted-decimal notation atau disingkat DDN, contoh: 192.168.10.69 — yang paling sering digunakan. .
  2. Bit notation atau dengan binary, contoh: 11000000.10101000.00001010.01000101 — latihan dengan notasi ini saat belajar IP address.
  3. Hex notation atau dengan hexadecimal, contoh: C0.AB.A.45 — jarang digunakan, tapi ada beberapa program yang menuliskan IPv4 address dengan hexadecimal.

Struktur IPv4 memiliki panjang 32-bit biner. Namun, untuk kemudahan penggunaan oleh orang-orang, pola biner yang mewakili alamat IPv4 dinyatakan sebagai desimal bertitik.Caranya adalah dengan membagi 32 bit menjadi 4 bagian (4 octet/ 4 byte) dimana tiap octet terdiri dari 8 bit = 1 byte. 1 byte mewakili 1 angka desimal


Subnet Mask

Memahami notasi biner penting ketika menentukan apakah dua host/client berada dalam network yang sama. Ingat bahwa alamat IP adalah alamat hierarkis yang terdiri dari dua bagian: bagian Network dan bagian host. Tetapi ketika menentukan bagian network vs bagian host, perlu untuk melihat, bukan pada nilai desimal, tetapi pada pembagian 32-bit struktur IP. Di dalam 32-bit, sebagian bit membentuk network dan sebagian bit membentuk host.

Jika dua host memiliki pola bit yang sama di bagian jaringan yang ditentukan 32-bit, kedua host tersebut akan berada di jaringan yang sama. Tetapi bagaimana host tahu bagian 32 bit mana yang merupakan network dan mana yang host? Itu adalah tugas dari subnet mask.

Ketika client diberi alamat IP, maka subnet mask pun diberikan bersamaan. Seperti alamat IP, subnet mask panjangnya 32 bit. Subnet mask menandakan bagian mana dari alamat IP adalah jaringan dan bagian mana yang host/client.


Perhatikan bit yang dipakai Subnet mask, bit 1 mewakili bagian Network; bit 0 mewakili bagian host. Seperti yang ditunjukkan pada Gambar diatas, subnet mask dibuat dengan menempatkan biner 1 di setiap posisi bit yang mewakili bagian jaringan dan menempatkan 0 biner di setiap posisi bit yang mewakili bagian host. Perhatikan bahwa subnet mask hanya memberitahu komputer di mana mencari bagian network dan host pada alamat IPv4 yang diberikan pada perangkat.

Prefix Network

Prefix adalah cara lain untuk menuliskan subnet mask. Network prefix adalah jumlah bit 1 dalam subnet mask ditulis dalam "notasi slash". Contoh, sebuah network 10.1.1.0/24 => /24 adalah banyaknya bit 1 dalam subnetmask ada 24 (11111111.11111111.11111111.00000000), jika diubah kedalam desimal ditulis=> 255.255.255.0
Perhatikan: bit berwarna orange menunjukkan bagian Network, yang hijau untuk host

Alamat network, host dan broadcast

Ada tiga jenis alamat dalam rentang alamat dari setiap jaringan IPv4:
  1. Alamat Network
  2. Alamat host
  3. Alamat broadcast

Alamat Network
Alamat Network adalah alamat yang menunjukan jaringan. Sebagai contoh, jaringan yang ditunjukkan pada Gambar dapat disebut sebagai Network 10.1.1.0 255.255.255.0 atau Network 10.1.1.0/24. Semua penghuni di jaringan 10.1.1.0/24 akan memiliki bit bagian Network yang sama (dalam 1 network) dan bit 0 semua pada bagian host.
Setiap anggota network (host) memiliki bagian network yang sama (10.1.1.xxx), pada host portion bit semua 0


Alamat Host

Setiap peralatan (komputer) membutuhkan alamat IP yang unik untuk berkomunikasi di jaringan. Di alamat IPv4, seperti yang ditunjukkan pada Gambar, alamat ini memiliki kombinasi dari 0 dan 1 bit di bagian host dari alamat tetapi tidak dapat berisi semua 0 bit atau semua 1 bit.
Perhatikan host portion dimana bit tidak boleh 0 semua atau 1 semua

Alamat Broadcast
Alamat broadcast IPv4 adalah alamat khusus untuk setiap jaringan yang digunakan untuk komunikasi ke semua host di dalam jaringan itu. Alamat broadcast menggunakan bit tertinggi dalam network prefix. Ini adalah alamat di mana bit di bagian host semuanya 1.

Semua bit 1 dalam oktet biner, sama dengan angka 255 dalam desimal. Oleh karena itu, seperti yang ditunjukkan pada Gambar, untuk jaringan 10.1.1.0/24, di mana oktet terakhir digunakan untuk bagian host, alamat broadcast akan menjadi 10.1.1.255.
Untuk keperluan komunikasi digunakan alamat broadcast diambil dari bit tertinggi pada host portion yaitu bit 1 semua

Alamat Host Pertama
Dalam contoh ini, alamat host pertama pada jaringan 10.1.1.0/24 adalah 10.1.1.1. Adalah umum dalam banyak skema pengalamatan IP menggunakan alamat host pertama ini pada peralatan gateway seperti Router.


Alamat Host Terakhir

Alamat host terakhir selalu kurang/dibawah dari alamat broadcast. Alamat host terakhir pada jaringan 10.1.1.0/24 adalah 10.1.1.254



Operasi AND untuk menentukan alamat Network


AND adalah salah satu dari tiga operasi aritmatika biner dasar yang digunakan dalam logika digital. Notasi matematika Boolean yang diberikan untuk AND seperti Perkalian dimana simbol kali adalah titik (.) Notasi matematika Boolean AND => A.B = Q.

Jika ada 2 input A dan B dan 1 output Q dimana Benar = 1 dan salah = 0 maka tabel kebenarannya adalah sebagai berikut:
Logika AND seperti perkalian. Jika semua input bernilai 1, maka output bernilai 1
Jika ke dua INPUT bernilai benar, maka OUTPUT adalah benar | Jika A dan B bernilai 1, maka A x B = 1

Alamat IP pada komputer client secara logika akan di KALIKAN dengan subnet masknya untuk menentukan alamat jaringan yang menjadi tempat host dihubungkan.
Perhatikan, alamat IP dikalikan dengan subnetmask menghasilkan alamat Network

Tugas portofolio

Carilah melalui media internet tentang:
  1. OSI layer,
  2. kode-kode ASCII
Gunakan format laporan portofolio unduh disini ==>
Kirim hasil pekerjaan kalian melalui link disini ==>

Daftar pustaka

Cisco Networking academy


Yuhuu, dibawah adalah kolom komentar dimana kamu bisa berinteraksi dengan saya. Komentar yang sifatnya spam akan saya hapus!

 

Start typing and press Enter to search