7.8.18
- 7.8.18
Pengertian IP Address, letak pada TCP/IP, versi,kelas dan tipenya

Pengertian IP address

Internet Protocol address (IP Address) adalah notasi angka yang ditetapkan untuk setiap perangkat yang terhubung dan berkomunikasi dalam jaringan.

Alamat IP biasanya ditulis dan ditampilkan dalam notasi yang dapat dibaca manusia, yaitu desimal (namun pada praktiknya tidak semudah itu ferguso! Kita wajib memahami sistem bilangan biner sebagai dasar perhitungannya)

Dalam ilmu Komputer dan Jaringan Dasar, alamat IP (IP Address) adalah label numerik yang ditetapkan untuk setiap perangkat yang terhubung ke jaringan komputer yang menggunakan Protokol Internet untuk komunikasi.




Halo, Assalamualaikum.Wr.Wb sahabat SMK yang budiman..
Apa kabar? Saya harap anda sehat selalu ya..

Hari ini kita akan membahas materi tentang IP address. Lalu anda juga belajar mengidentifikas Subnetmask, Network, Host dan Broadcast address.

Sebelum anda mampu mengidentifikasi pengalamatan IP (IP Address), menguasai topik Sistem bilangan pada sistem komputer dan cara mengkonversi sistem bilangan biner adalah pondasi utama ketika menyangkut topik Jaringan komputer.

Materi kali ini kita akan fokus belajar tentang pengalamatan IP (IP Address) secara umum sebagai dasar kalian mempelajari materi komputer dan jaringan dasar selanjutnya.

Syarat pertama memahami IP address, kamu harus kenal dulu beberapa istilah yang nantinya akan sering kita gunakan, diantaranya sebagai berikut:

  • Bit: bilangan biner, nilainya 1 (on) atau 0 (off). Jika masih belum paham bilangan biner, silakan belajar dulu.
  • Byte: sama dengan 8 bit.
  • Oktet: 1 oktet terdiri dari 8 bit, sama dengan byte, dan IP address terdiri dari 4 oktet.
  • Network address: alamat network (alamat jaringan, ibarat jalan atau gang)
  • Host address: alamat host (alamat klien, ibarat nomor rumah pada jalan atau gang tertentu)
  • Broadcast address: alamat penyiar (ibarat pak RT, yang tugasnya mencari alamat palsu eh, alamat yang ada di jaringannya).

Juga nanti kalian akan belajar tentang subnet atau subdivided network. Anggap saja sub-network, seperti di komplek perumahan, ada blok A, blok B, atau gang bunga, gang masjid, dan lain-lain.

Jadi, subnet adalah sebuah alamat network yang dibagi menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Sesuai dengan namanya,sub(divided)-network. Masih bingung? Baca pelan-pelan saja...


Letak Internet Protocol Address pada standar TCP/IP

Sebelum lebih jauh, kita bahas dulu apa itu Internet Protocol.Internet protocol adalah aturan yang disepakati baik dalam model jaringan seperti OSI model maupun standar TCP/IP model.

Pada kasus selanjutnya, jaringan komputer menggunakan TCP/IP updated model karena fleksibilitasnya (nanti kita bahas lebih lanjut pada materi standar komunikasi data).

Pada model TCP/IP update, protokol Internet terdapat didalam lapisan Network dimana salah satu fungsi/tujuan Network adalah sebagai alamat sumber dan tujuan host, dan keperluan routing paket komunikasi data.

Pada gambar 1, adalah ilustrasi letak IP pada standar komunikasi data yang disepakati dunia yaitu arsitektur jaringan Model TCP/IP Updated.
Memahami IP Address
Gambar 1.TCP/IP Model updated dipakai sebagai standar komunikasi data sebagai pembaharuan dari model OSI Layer


Nah, kini anda memahami bahwa IP address pada model TCP/IP, terdapat di lapisan Network dan memiliki tugas penting yaitu memberi label alamat peralatan jaringan agar dapat berkomunikasi.


Versi IP address

IP address sejauh ini menggunakan 2 versi. Yang pertama adalah IP versi 4 dan yang kedua adalah IP versi 6.
Memahami IP Address
Gambar 2.Perbandingan daya tampung IPv4 dan IPv6

Alamat IP versi 4

IP Addres versi 4 atau yang lebih dikenal dengan IPv4 adalah versi yang umum dipakai pada saat ini, terdiri 32 bit dibagi dalam 4 oktet.
Jika dikalkulasi, setiap oktet mampu menangani 255 buah komputer atau perangkat di dalamnya maka ada 2 32 atau 255 x 255 x 255 x 255 = 4.228.250.625 buah host yang mampu di tangani oleh IP versi 4.

Alamat IP versi 6

IPv6 atau IP Address versi 6 adalah pengalamatan dalam jaringan komputer yang terdiri dari 128 bit, yang diciptakan untuk menangani masalah keterbatasan daya tampung IPv4.
IP versi 6 memiliki panjang 128 bit dibagi dalam 16 oktet yang masing – masing oktet dapat menampung 255 host. Jika dikalkulasikan secara keseluruhan, IPv6 dapat menampung sekitar 2128 = 3,4 Trilyun host.

Kelas-kelas pada IP address

IP address didesain menggunakan kelas-kelas. Pembagian IP address berdasarkan kelas untuk menyesuaikan kebutuhan banyaknya IP yang bisa dipakai dalam 1 jaringan. Ada kelas IP yang didesain dengan network yang banyak, tapi memiliki jumlah IP address yang bisa dipakai sedikit. Ada juga kelas IP dengan jumlah network yang sedikit, tapi memiliki jumlah IP address yang bisa dipakai sangat banyak.
Gambar 3. Pembagian kelas IP Address. Perhatikan pembagian bit bagian network dan host. Oiya ada revisi dikit, pada nilai oktet pertama kelas B tertulis 128-192, seharusnya 128-191
Coba kalian perhatikan gambar 3, terutama pada bagikan peletakan network — host dengan nilai bitnya. Perhatikan jumlah bit pada bagian Network, dimana jumlah bit pada bagian ini akan menjadi notasi subnetmask atau prefix length.
Class A: Network – Host – Host – Host Perhatikan nilai bit untuk network. Ada 8 bit? Maka class A ip address memiliki prefix length /8.
Class B: Network Network – Host – Host Perhatikan nilai bit untuk network. Ada 2 Network dengan nilai 8 atau 2 X 8 = 16 bit. Maka class B IP address memiliki prefix length /16.
Class C: Network Network Network – Host Perhatikan nilai bit untuk network. Ada 3 Network dengan nilai 8 atau 3 X 8 = 24 bit. Maka class C IP address memiliki prefix length /24.
Lha, yang kelas D dan E kemana pak?
Khusus class D, digunakan untuk multicast (nanti dijelaskan). Class E, alamat ini sudah reserved untuk digunakan di masa mendatang (tidak lagi untuk experimental atau riset).

Jenis atau tipe IP Address

Ada 2 tipe IP address yang umum dipakai dalam menerapkan pengalamatan jaringan komputer, yaitu tipe IP Private atau Public.

IP Private

Alamat IP Private adalah alamat yang dialokasikan oleh InterNIC untuk memungkinkan organisasi membuat jaringan Private (lokal) mereka sendiri. Ada tiga blok IP:
  • Kelas A : yaitu IP 10.0.0.0 sampai 10.255.255.255
  • Kelas B : yaitu IP 172.16.0.0 sampai 172.31.255.255
  • Kelas C : yaitu IP 192.168.0.0 sampai 192.168.255.255
Gambar 4. IP Private tidak dapat langsung terhubung ke IP public (internet).
Komputer yang diberikan alamat IP Private pada jaringan lokal disebut Local Area Network (LAN).
Komputer yang menggunakan IP Private hanya menjalin komunikasi secara lokal, tidak bisa diroutekan ke Internet. Untuk dapat berkomunikasi secara global, seperti internet, IP private menggunakan metode NAT (Network Address Translator) untuk terhubung ke IP Public

IP Public

IP public adalah alamat IP yang digunakan dalam jaringan global Internet serta penggunaan dan alokasinya diatur oleh InterNIC untuk menjamin penggunan IP address ini secara unik. Karena kelas IP address ini digunakan di dalam jaringan internet maka IP ini bisa diakses melalui jaringan internet secara langsung.
Perangkat yang menggunakan IP public, seperti web server, mailserver, DNS server, game server ataupun perangkat lain dapat diakses dari jaringan manapun di dunia ini yang terkoneksi ke internet. Untuk dapat menggunakan IP public, suatu organisasi biasanya dapat mendaftarkan diri ke salah satu ISP (Internet Service Provider).

Soal latihan Mengidentifikasi kelas IP Address

  1. Identifikasilah IP address berikut ini, apakah termasuk Kelas A, B, C, D atau E
  2. Kerjakan didalam buku tugas, setelah selesai laporkan hasilnya ke gurumu
1. 192.168.255.253
Contoh Jawaban:
Kelas C karena range IP oktet pertama berada diantara 192 - 223
2. 172.16.145.29 3. 10.172.2.8 4. 241.19.10.100 5. 64.102.255.255 6. 224.0.0.5 7. 10.0.255.255 8. 64.104.0.11 9. 172.16.0.255 10. 209.165.202.140

Soal latihan menentukan bagian Network pada IP address

  1. Identifikasilah IP address berikut ini, kemudian tentukan bagian NETWORKnya saja
  2. Kerjakan didalam buku tugas, setelah selesai laporkan hasilnya ke gurumu
1.192.135.250.10
Contoh Jawaban:
Kelas C -> dimana bagiannya adalah N.N.N.H. Maka 192.135.250 bagian Network
2. 209.165.201.30 3. 192.168.255.253 4. 10.100.11.103 5. 172.30.1.100 6. 192.31.7.11 7. 172.20.18.150 8. 64.104.0.11 9. 128.107.10.1 10. 192.168.0.254

Soal latihan menentukan bagian Host pada IP address

  1. Identifikasilah IP address berikut ini, kemudian tentukan bagian HOSTnya saja
  2. Kerjakan didalam buku tugas, setelah selesai laporkan hasilnya ke gurumu
1.192.135.250.10
Contoh Jawaban:
Kelas C -> dimana bagiannya adalah N.N.N.H. Maka 10 bagian Host
2. 209.165.201.30 3. 192.168.255.253 4. 10.100.11.103 5. 172.30.1.100 6. 192.31.7.11 7. 172.20.18.150 8. 64.104.0.11 9. 128.107.10.1 10. 192.168.0.254

Soal latihan Mengidentifikasi Tipe atau jenis IP Address

  1. Identifikasilah IP address berikut ini, apakah termasuk IP Private atau public
  2. Kerjakan didalam buku tugas, setelah selesai laporkan hasilnya ke gurumu
1.192.135.250.10/24
Contoh Jawaban:
IP Public, karena kalau dilihat di IP private rangenya 192.168.0.0 sampai 192.168.255.255 sehingga IP 192.135.250.10 adalah IP Public
2. 209.165.201.30/27 3. 192.168.255.253/24 4. 10.100.11.103/16 5. 172.30.1.100/28 6. 192.31.7.11/24 7. 172.20.18.150/22 8. 64.104.0.11/16 9. 128.107.10.1/16 10. 192.168.0.254/24

Tugas portofolio Memahami IP Address

  1. Carilah informasi tentang IP address kelas A dan B
  2. Buatlah video penjelasannya (kurleb 5 menit), kemudian upload ke channel youtube kalian masing-masing
  3. Tag akun @rudysetiawanst(instagram) dan rudysetiawansst(facebook)

Advertise

Advertise

Jika kurang mengerti dan faham, ajukan pertanyaan dan komentar, InsyaAllaah dibalas...
EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search