7.8.18
- 7.8.18

Komputer dan Jaringan Dasar - Alamat IP (IP Address) adalah pengidentifikasi logis unik untuk koneksi node atau host pada jaringan IP. Alamat IP adalah angka biner 32 bit, dan direpresentasikan sebagai 4 oktet dibagi masing-masing 8 bit. Nilai desimal tiap oktet mulai dari 0 hingga 255.

*****


Halo, Assalamualaikum.Wr.Wb sahabat SMK yang budiman..
Apa kabar? Saya harap anda sehat selalu ya..

Hari ini kita akan membahas materi tentang IP address. Lalu anda juga belajar mengidentifikas Subnetmask, Network, Host dan Broadcast address.

Sebelum anda mampu mengidentifikasi pengalamatan IP (IP Address), menguasai topik Sistem bilangan pada sistem komputer dan cara mengkonversi sistem bilangan adalah pondasi utama ketika menyangkut topik Jaringan komputer.

Materi kali ini kita akan fokus belajar tentang pengalamatan IP (IP Address) secara umum sebagai dasar kalian mempelajari materi komputer dan jaringan dasar selanjutnya.

Pengertian IP address

Internet Protocol address (IP Address) adalah notasi angka yang ditetapkan untuk setiap perangkat yang terhubung dan berkomunikasi dalam jaringan.

Alamat IP biasanya ditulis dan ditampilkan dalam notasi yang dapat dibaca manusia, yaitu desimal (namun kita wajib memahami notasi biner sebagai dasar perhitungan IP address)

Letak Internet Protocol Address pada standar TCP/IP

Sebelum lebih jauh, kita bahas dulu apa itu Internet Protocol.

Internet protocol adalah aturan yang disepakati baik dalam model jaringan seperti OSI model maupun standar TCP/IP model dimana protokol Internet yang terdapat didalam lapisan Network digunakan sebagai alamat dan keperluan routing paket komunikasi dan data.

Dibawah adalah letak IP pada standar komunikasi data yang disepakati dunia yaitu arsitektur jaringan Model TCP/IP Updated yang dikeluarkan oleh DARPA.

OSI Layer model dan TCP/IP Model


Nah, setelah tau posisi IP address pada model TCP/IP, kita jadi paham, bahwa tugas IP address ada di bagian Network.

Kelas-kelas pada IP address

IP address didesain menggunakan kelas-kelas. Pembagian IP address berdasarkan kelas untuk menyesuaikan kebutuhan banyaknya IP yang bisa dipakai dalam 1 jaringan.

Ada kelas IP yang didesain dengan network yang banyak, tapi memiliki jumlah IP address yang bisa dipakai sedikit.

Ada juga kelas IP dengan jumlah network yang sedikit, tapi memiliki jumlah IP address yang bisa dipakai sangat banyak.

Pembagian kelas IP Address - Sumber gambar: https://ngonfig.net/ip-address.html

Coba kalian perhatikan gambar diatas, terutama pada bagikan peletakan network — host dengan nilai bitnya.

Perhatikan jumlah bit pada bagian Network, dimana jumlah bit pada bagian ini akan menjadi notasi subnetmask atau prefix length.

Class A: Network – Host – Host – Host
Perhatikan nilai bit untuk network. Ada 8 bit? Maka class A ip address memiliki prefix length /8.

Class B: Network Network – Host – Host
Perhatikan nilai bit untuk network. Ada 2 Network dengan nilai 8 atau 2 X 8 = 16 bit. Maka class B IP address memiliki prefix length /16.

Class C: Network Network Network – Host
Perhatikan nilai bit untuk network. Ada 3 Network dengan nilai 8 atau 3 X 8 = 24 bit. Maka class C IP address memiliki prefix length /24.

Lha, yang kelas D dan E kemana pak?

Khusus class D, digunakan untuk multicast (nanti dijelaskan). Class E, alamat ini sudah reserved untuk digunakan di masa mendatang (tidak lagi untuk experimental atau riset).

IP Private

Alamat IP Private adalah alamat yang dialokasikan oleh InterNIC untuk memungkinkan organisasi membuat jaringan Private (lokal) mereka sendiri.

Ada tiga blok IP:
  1. Kelas A : yaitu IP 10.0.0.0 sampai 10.255.255.255
  2. Kelas B : yaitu IP 172.16.0.0 sampai 172.31.255.255
  3. Kelas C : yaitu IP 192.168.0.0 sampai 192.168.255.255

Komputer yang diberikan alamat IP Private pada jaringan lokal disebut Local Area Network (LAN).

Perangkat jaringan lokal umumnya menggunakan Network Address Translator (NAT) untuk dapat terhubung ke Internet atau IP Public.

Struktur pengalamatan IP versi 4

Untuk memahami cara kerja jaringan komputer, kita perlu memahami bahwa komputer bekerja menggunakan notasi biner. Notasi biner adalah informasi yang menggunakan data 1 dan 0. Komputer berkomunikasi menggunakan data biner.

Untuk menerjemahkan berbagai karakter huruf dan lain-lain, komputer menggunakan Kode Standar Amerika untuk Pertukaran Informasi (ASCII / American Standard Code for Information Interchange).

Dalam jaringan IPv4, alamat IP memiliki panjang 32 bit (1 dan 0). Pada arsitektur jaringan model TCP/IP, IP address terletak dilapisan Network (lihat gambar OSI Layer dan TCP/IP layer diatas).

Paket paket data kemudian dimasukkan informasi identifikasi unik yaitu informasi sumber dan tujuan paket data akan dikirim.

Cara penulisannya ada 3:
  1. Doted-decimal notation atau disingkat DDN, contoh: 192.168.10.69 — yang paling sering digunakan. .
  2. Bit notation atau dengan binary, contoh: 11000000.10101000.00001010.01000101 — latihan dengan notasi ini saat belajar IP address.
  3. Hex notation atau dengan hexadecimal, contoh: C0.AB.A.45 — jarang digunakan, tapi ada beberapa program yang menuliskan IPv4 address dengan hexadecimal.

Struktur IPv4 memiliki panjang 32-bit biner. Namun, untuk kemudahan penggunaan oleh orang-orang, pola biner yang mewakili alamat IPv4 dinyatakan sebagai desimal bertitik.Caranya adalah dengan membagi 32 bit menjadi 4 bagian (4 octet/ 4 byte) dimana tiap octet terdiri dari 8 bit = 1 byte. 1 byte mewakili 1 angka desimal

Struktur IP Address


Subnet Mask

Memahami notasi biner penting ketika menentukan apakah komputer host/client berada dalam network yang sama.

Ingat bahwa alamat IP adalah alamat hierarkis yang terdiri dari dua bagian: bagian Network dan bagian host.

Tetapi ketika menentukan bagian network vs bagian host, perlu untuk melihat, bukan pada nilai desimal, tetapi pada pembagian 32-bit struktur IP.

Di dalam 32-bit, sebagian bit membentuk network dan sebagian bit membentuk host.

Jika dua host memiliki pola bit yang sama di bagian jaringan yang ditentukan 32-bit, kedua host tersebut akan berada di jaringan yang sama.

Tetapi bagaimana host tahu bagian 32 bit mana yang merupakan network dan mana yang host? Itu adalah tugas dari subnet mask.

Memahami fungsi Subnet Mask

Ketika client diberi alamat IP, maka subnet mask pun diberikan bersamaan. Ibarat sejoli, mustahil untuk dipisahkan, eh?

Seperti alamat IP, subnet mask panjangnya 32 bit juga. Subnet mask digunakan untuk menandakan bagian mana dari alamat IP adalah jaringan dan bagian mana yang host/client.

Perhatikan gambar berikut:

Fungsi subnetmask sebagai penanda mana bagian network dan mana host


Untuk menandai bagian mana adalah Network dan bagian mana adalah Host pada sebuah IP address, Subnet mask menggunakan bit 1 mewakili bagian Network; dan bit 0 mewakili bagian host.

Gambar dibawah hasil penyederhanaan, dimana angka desimal sudah dikonversi ke biner.

Subnetmask memberi tahu perangkat komputer bahwa IP yang diberikan adalah bagian Network si ANU dengan menandai bit 1


Seperti yang ditunjukkan pada Gambar diatas, subnet mask dibuat dengan menempatkan biner 1 di setiap posisi bit yang mewakili bagian jaringan dan menempatkan 0 biner di setiap posisi bit yang mewakili bagian host.

Perhatikan bahwa subnet mask hanya memberitahu komputer di mana mencari bagian network dan host pada alamat IPv4 yang diberikan pada perangkat.

Kembali diingatkan konsep ini:
Class C: Network Network Network – Host

Prefix Network

Prefix adalah cara lain untuk menuliskan subnet mask.

Network prefix adalah jumlah bit 1 dalam subnet mask ditulis dalam "notasi slash".

Contoh, sebuah IP ditulis sebagai berikut: 192.168.10.10/24 => /24 adalah banyaknya bit 1 dalam subnetmask ada 24 (11111111.11111111.11111111.00000000), jika diubah kedalam desimal ditulis=> 255.255.255.0

Penulisan prefix untuk menentukan nilai subnetmask


Alamat network, host dan broadcast

Ada tiga jenis alamat dalam rentang alamat dari setiap jaringan IPv4:
  1. Alamat Network
  2. Alamat host
  3. Alamat broadcast

Alamat Network

Alamat Network adalah alamat yang menunjukan jaringan (Network ID).

Sebagai contoh, sebuah lab komputer menggunakan Network 192.168.10.0/24.

Otomatis IP ini adalah kelas C Private dengan SubnetMask 255.255.255.0

Kita juga mengetahui bahwa dengan subnetmask 255.255.255.0 atau ditulis prefix /24 maka ada 3 Bagian untuk Network dan 1 bagian untuk Host.

Ingat : Class C: Network Network Network – Host

Perhatikan, ciri IP Network adalah pada bagian HOST bit 0 semua


Alamat Host

Berbeda dengan alamat Network diatas, setiap peralatan (komputer/ host) membutuhkan alamat IP yang unik untuk berkomunikasi di jaringan.

Alamat Host tidak boleh 0 semua atau 1 semua.

Perhatikan gambar

Perhatikan host portion dimana bit tidak boleh 0 semua atau 1 semua


Alamat Broadcast

Alamat broadcast IPv4 adalah alamat khusus untuk setiap jaringan yang digunakan untuk komunikasi ke semua host di dalam jaringan itu.

Alamat broadcast menggunakan bit tertinggi dalam network prefix.

Untuk keperluan komunikasi digunakan alamat broadcast diambil dari oktet 4 bagian host diisi bit 1 semua


Alamat IP Host Pertama

Dalam contoh ini, alamat IP host pertama pada jaringan 192.168.10.0/24 adalah 192.168.10.1 subnetmask 255.255.255.0

Alamat IP host pertama


Alamat IP Host Terakhir

Alamat host terakhir selalu tepat dibawah dari alamat broadcast. Alamat host terakhir pada jaringan 192.168.10.0/24 adalah 192.168.10.254 subnetmask 255.255.255.0

Alamat IP Host terakhir


Operasi AND untuk menentukan alamat Network

AND adalah salah satu dari tiga operasi aritmatika biner dasar yang digunakan dalam logika digital. Notasi matematika Boolean yang diberikan untuk AND seperti Perkalian dimana simbol kali adalah titik (.) Notasi matematika Boolean AND => A.B = Q.

Jika ada 2 input A dan B dan 1 output Q dimana Benar = 1 dan salah = 0 maka tabel kebenarannya adalah sebagai berikut:

Logika AND seperti perkalian. Jika semua input bernilai 1, maka output bernilai 1


Jika ke dua INPUT bernilai benar, maka OUTPUT adalah benar | Jika A dan B bernilai 1, maka A x B = 1

Contoh:
Tentukan alamat Network untuk Host dengan IP 192.168.10.10/24

Jawab:

Perhatikan gambar dibawah.

hasil perhitungan


Hasilnya: Network Address (alamat Network) adalah 192.168.10.0

Tugas portofolio

1. Diketahui alamat Network sebuah lab komputer 192.168.100.0/24. Tentukan:
  1. Subnet Mask
  2. Alamat IP Host Pertama
  3. Alamat IP Host Terakhir
  4. Alamat IP Broadcast

2. Diketahui alamat IP komputer 192.168.1.211/24. Tentukan:
  1. Subnet Mask
  2. Alamat IP Host Pertama
  3. Alamat IP Host Terakhir
  4. Alamat Network

Latihan soal dan quiz Memahami IP address, subnetmask, network, host dan broadcast

  1. Kerjakan soal-soal Memahami IP address, subnetmask, network, host dan broadcast yang tersedia melalui akun Quipper kalian. ( Baca disini : cara mendaftar quipper learn buat siswa)
  2. Gunakan kode kelas: JWDDNN5 buat kalian yang baru pertama kali gabung
  1. Upload hasil tugas portofolio melalui link ini ==> upload tugas
 

Start typing and press Enter to search