Menerapkan 3 cara penulisan algoritma pemrograman

- 14.8.18
Assalamualaikum wr.wb sahabat SMK! Apa kabar?

Oiya sahabat, beberapa waktu lalu saya udah posting artikel menjelaskan pengertian logika dan algoritma pemrograman.

Masih pada inget gak materinya? Lupa? hihihi....(kalo lupa gampang, buka lagi aja linknya)

Baiklah, supaya kalian ingat semua, saya ulas kembali tentang Pemrograman. Pemrograman berarti menulis instruksi atau kode untuk memerintahkan komputer atau perangkat lain melakukan tugas tertentu secara otomatis.

Tapi....untuk membuat program yang baik, tidak semudah membalikkan tangan. Kalian harus belajar bagaimana sebuah program bekerja.

Nah, disinilah Logika dan algoritma berperan dalam membuat langkah-langkah sistematis agar program dapat bekerja dengan baik dan benar.

Demi menghindari kekeliruan, ketaatan terhadap notasi perlu diperhatikan.

Terdapat 3 cara yang umum digunakan dalam menuliskan algoritma yaitu:
  1. Kalimat deskriptif
  2. Pseudocode
  3. Flowchart

Indikator Pencapaian Kompetensi

  1. Menyebutkan notasi penulisan logika dan algoritma pemrograman
  2. Merangkum notasi penulisan logika dan algoritma pemrograman
  3. Menerapkan notasi penulisan logika dan algoritma pemrograman dalam menyelesaikan masalah

Tujuan Belajar

Melalui berbagai diskusi, melihat tayangan video atau presentasi,tanya jawab,menggali informasi dari buku dan internet,mengerjakan contoh soal, anda dapat:
  1. Menyebutkan notasi penulisan logika dan algoritma pemrograman dengan tepat
  2. Merangkum notasi penulisan logika dan algoritma pemrograman dengan rapi
  3. Menerapkan notasi penulisan logika dan algoritma pemrograman dalam menyelesaikan masalah dengan benar


Notasi penulisan logika dan algoritma

Tidak ada aturan baku dalam menuliskan algoritma, yang penting mudah dibaca dan menggunakan bahasa yang mudah dipahami. Namun ada 3 cara menuliskan algoritma yang umum digunakan.

Kalimat deskriptif

Notasi penulisan algoritma dengan menggunakan bahasa deskriptif biasa juga disebut dengan notasi alami. Dasar dari notasi bahasa deskriptif adalah Bahasa Inggris, namun dapat dimodifikasi dengan bahasa sehari-hari termasuk Bahasa Indonesia.

Namun, agar notasi algoritma mudah ditranslasi ke dalam notasi bahasa pemrograman, maka sebaiknya notasi algoritma tersebut berkoresponden dengan notasi bahasa pemrograman pada umumnya.

Contoh penggunaan notasi kalimat deskriftif menghitung luas lingkaran:
  1. Mulai
  2. Masukan data nilai jari-jari (r) lingkaran.
  3. Masukan data nilai phi.
  4. Proses hitung luas lingkaran = jari-jari (r) x jari-jari(r) x nilai phi
  5. Tampilkan hasil perhitungan luas lingkaran.
  6. Selesai.

Pseudocode

Pseudocode adalah cara penulisan algoritma yang menyerupai bahasa pemrograman tingkat tinggi.

Disarankan untuk menggunakan keyword yang umum digunakan seperti : if, then, else, while, do, repeat, for, dan lainnya.

Keuntungan menggunakan notasi pseudocode adalah kemudahan mentranslasi ke notasi bahasa pemrograman yang sesungguhnya.

Gbr 1.Perbandingan kalimat deskriptif dengan pseudocode


Gbr 2.Perbandingan kalimat deskriptif dengan pseudocode

Struktur Kode Pseudo (Pseudocode)

Pada umumnya struktur Pseudocode terdiri dari 3 bagian besar, yaitu:
  1. Judul
    {Berisi Judul Algoritma}
  2. Deskripsi
    {Berisi Deklarasi Variabel atau Konstantan}
  3. Implementasi
    {Berisi Inti Algoritma}

Notasi Kode Pseudo (Pseudocode)

Dibawah adalah beberapa contoh notasi penulisan pseudocode yang mendekati bahasa pemrograman standar
Notasi pernyataan
  1. A: diberi nilai
  2. B: diberi Nilai
  3. Hasil : A/B
Notasi percabangan
  1. if kondisi then pernyataan
  2. if kondisi 1 then pernyataan 1 else pernyataan 2
  3. if kondisi 1 then pernyataan 1 else if kondisi 2 then pernyataan 2
  4. else if kondisi n then pernyataan 1 else pernyataan 2
Notasi perulangan
  1. for (persyaratan) do pernyataan
  2. for while (persyaratan) pernyataan
  3. while Repeat pernyataan repeat Until (persyratan)

Contoh Notasi Kode Pseudo (Pseudocode) secara lengkap

  1. Deskripsi hasil,bil : integer
  2. Implementasi Baca (bil)
  3. hasil : bil/2 mod
  4. if hasil = 0 then cetak (Genap)
  5. else cetak (Ganjil)
  6. End

Flowchart

Flowchart adalah untaian simbol gambar (chart) yang menunjukkan aliran (flow) dari proses terhadap data (Suarga, 2003:6).

Flowchart membantu analis dan programmer untuk memecahkan masalah ke dalam segmen-segmen yang lebih kecil dan membantu dalam menganalisis
alternatifalternatif lain dalam pengoperasian.

Flowchart digunakan untuk menggambarkan prosedur sistem,baik sistem berjalan ataupun sistem yang akan diusulkan.

Flowchart dapat digunakan sebagai alat bantu komunikasi dan untuk dokumentasi

Pada dasarnya terdapat berbagai macam flowchart, diantaranya yaitu:
  1. Flowchart Sistem (System Flowchart),
  2. Flowchart Paperwork / Flowchart Dokumen (Document Flowchart),
  3. Flowchart Skematik (Schematic Flowchart),
  4. Flowchart Program (Program Flowchart),
  5. Flowchart Proses (Process Flowchart).

Untuk keperluan pembuatan program maka digunakan Flowchart Program.

Simbol-simbol flowchart yang biasanya dipakai adalah simbol-simbol flowchart standar yang dikeluarkan oleh ANSI dan ISO.

Contoh Notasi Flowchart


Gbr 3.Notasi flowchart

Latihan soal dan quiz cara penulisan logika dan algoritma

  1. Kerjakan soal-soal dan jawaban quiz menerapkan 3 cara penulisan algoritma pemrograman yang tersedia melalui akun Quipper kalian. ( Baca disini : cara mendaftar quipper learn buat siswa)
  2. Gunakan kode kelas: JWDDNN5 buat kalian yang baru pertama kali gabung
  1. Buatlah kalimat deskritif, pseudocode dan flowchart menghitung luas segitiga diatas kertas
  2. Foto hasil pekerjaan kemudian Upload hasil tugasmu melalui link ini ==> upload tugas

Daftar pustaka

  1. Buku logika dan algoritma PENS ITS.
 

Start typing and press Enter to search