Membuat alur logika pemrograman: flowchart

- 14 Agustus

Untuk Membuat alur logika pemrograman dalam rangka persiapan membuat sebuah program, dibutuhkan pendekatan sistematis langkah langkah apa saja yang harus dikerjakan.

Demi menghindari kekeliruan, ketaatan terhadap notasi perlu diperhatikan. Terdapat tiga cara yang umum digunakan dalam menuliskan algoritma yaitu:
  1. Kalimat deskriptif
  2. Pseudocode
  3. Flowchart

Indikator Pencapaian Kompetensi

  1. Pengertian logika dan algoritma pemrograman
  2. Alur logika pemrograman menggunakan flowchart dan pseudocode

Tujuan Belajar

Melalui berbagai diskusi,tanya jawab,menggali informasi,mengerjakan contoh soal, anda dapat:
  1. Menjelaskan pengertian logika dan algoritma pemrograman
  2. Membuat alur logika pemrograman menggunakan flowchart dan pseudocode

Notasi logika dan algoritma

Tidak ada aturan baku dalam menuliskan algoritma, yang penting mudah dibaca dan menggunakan bahasa yang mudah dipahami. Namun ada 3 cara menuliskan algoritma yang umum digunakan.

Kalimat deskriptif

Notasi penulisan algoritma dengan menggunakan bahasa deskriptif biasa juga disebut dengan notasi alami. Dasar dari notasi bahasa deskriptif adalah Bahasa Inggris, namun dapat dimodifikasi dengan bahasa sehari-hari termasuk Bahasa Indonesia.

Namun, agar notasi algoritma mudah ditranslasi ke dalam notasi bahasa pemrograman, maka sebaiknya notasi algoritma tersebut berkoresponden dengan notasi bahasa pemrograman pada umumnya.

Pseudocode

Pseudocode adalah cara penulisan algoritma yang menyerupai bahasa pemrograman tingkat tinggi. Pseudocode menggunakan bahasa yang hampir menyerupai bahasa pemrograman.

Disarankan untuk menggunakan keyword yang umum digunakan seperti : if, then, else, while, do, repeat, for, dan lainnya. Keuntungan menggunakan notasi pseudocode adalah kemudahan mentranslasi ke notasi bahasa pemrograman
Perbandingan kalimat deskriptif dengan pseudocode

Flowchart

Flowchart adalah cara penulisan algoritma dengan menggunakan notasi grafis.Flowchart merupakan gambar atau bagan yang memperlihatkan urutan atau langkah-langkah dari suatu program dan hubungan antar proses beserta pernyataannya. Gambaran ini dinyatakan dengan simbol.

Pada dasarnya terdapat berbagai macam flowchart, diantaranya yaitu Flowchart Sistem (System Flowchart), Flowchart Paperwork / Flowchart Dokumen (Document Flowchart), Flowchart Skematik (Schematic Flowchart), Flowchart Program (Program Flowchart), Flowchart Proses (Process Flowchart). Untuk keperluan pembuatan program maka digunakan Flowchart Program.

Simbol-simbol flowchart yang biasanya dipakai adalah simbol-simbol flowchart standar yang dikeluarkan oleh ANSI dan ISO.





Praktik membuat Flowchart mencari luas segitiga menggunakan microsoft Office word 2007/2010

Langkah kerja:
  1. Start --> All programs --> Microsoft office --> Microsoft office word 2017
  2. Klik insert --> shapes --> klik flowchart terminator
  3. Drag di area kerja word. Saat masih tersorot, lakukan copy paste dengan tombol ctrl+c dan ctrl+v. Dengan cara ini kita membuat 2 terminator dengan mudah
  4. Klik insert --> shapes --> klik flowchart preparation
  5. Lakukan insert shape sampai gambar kalian seperti dibawah ini.
  6. Klik KANAN pada simbol terminator --> add text
  7. Ketik teks seperti gambar dibawah ini
  8. Simpan pekerjaan kalian dengan format nama_kelas_tugas1

Tugas praktik

Downloadlah format laporan praktik. Buka menggunakan microsoft office word. Isi data nama dan kelas, kemudian kerjakan tugas yang ada dalam dokumen tersebut. Setelah selesai, upload hasilnya melalui link dibawah. Selamat mengerjakan.



Footnotes

  1. Buku logika dan algoritma PENS ITS.

Yuhuu, dibawah adalah kolom komentar dimana kamu bisa berinteraksi dengan saya. Komentar yang sifatnya spam akan saya hapus!

 

Start typing and press Enter to search