Menjelaskan logika dan algoritma

- 14 Agustus

Pemrograman berarti menulis instruksi atau kode untuk memerintahkan komputer atau perangkat lain melakukan tugas tertentu secara otomatis. Program-program komputer yang ditulis oleh para programmer sering dikenal sebagai perangkat lunak atau aplikasi.

Untuk membuat program komputer, kita perlu menggunakan bahasa pemrograman. Bahasa pemrograman paling awal disebut bahasa mesin yang menggunakan kode biner (terdiri dari 0 dan 1) untuk berkomunikasi dengan komputer.

Namun, bahasa mesin sangat sulit dipelajari. Untungnya, para ilmuwan telah menemukan beberapa bahasa pemrograman tingkat tinggi yang lebih mudah dikuasai. Di antara bahasa pemrograman tingkat tinggi adalah Java, Javascript, C, C ++, c # dan Visual Basic.


Indikator Pencapaian Kompetensi

  1. Pengertian logika dan algoritma pemrograman
  2. Alur logika pemrograman menggunakan flowchart dan pseudocode

Tujuan Belajar

Melalui berbagai diskusi,tanya jawab,menggali informasi,mengerjakan contoh soal, anda dapat:
  1. Menjelaskan pengertian logika dan algoritma pemrograman
  2. Membuat alur logika pemrograman menggunakan flowchart dan pseudocode

Pengertian logika dan algoritma

Pengertian logika adalah cara berfikir yang sistematis, masuk di akal, dalam menyelesaikan sebuah masalah.

Kata logis berarti nilai kebenarannya harus dapat ditentukan, misal benar atau salah, masuk akal atau tidak, dsb.

Algoritma adalah ilmu yang mempelajari cara menyelesaikan masalah / persoalan dengan langkah yang sistematis, masuk di akal, dan efisien.

Bagaimana anda menyelesaikan permasalahan menukar isi gelas kopi kedalam gelas teh diatas?


Ciri atau sifat algoritma

Menurut Donald E. Knuth , algoritma mempunyai lima ciri penting yang meliputi:
  1. Finiteness (keterbatasan), algoritma harus berakhir setelah mengerjakan sejumlah langkah proses.
  2. Definiteness (kepastian), setiap langkah harus didefinisikan secara tepat dan tidak berarti ganda.
  3. Input (masukan), algoritma memiliki nol atau lebih data masukan (input).
  4. Output (keluaran), algoritma mempunyai nol atau lebih hasil keluaran (output).
  5. Effectiveness (efektivitas), algoritma harus sangkil (efektif), langkah-langkah algoritma dikerjakan dalam waktu yang wajar.

Contoh penggunaan logika dan algoritma adalah membuat algoritma untuk menghitung luas lingkaran, caranya:
  1. Mulai
  2. Masukan data nilai jari-jari (r) lingkaran.
  3. Masukan data nilai phi.
  4. Proses hitung luas lingkaran = jari-jari (r) x jari-jari(r) x nilai phi
  5. Tampilkan hasil perhitungan luas lingkaran.
  6. Selesai.
Suatu Algoritma dapat terdiri dari beberapa struktur dasar,umumnya ada 3 yaitu runtunan, pemilihan dan pengulangan. Ketiga jenis langkah tersebut membentuk konstruksi suatu algoritma.

Runtutan (sequence)

Runtutan adalah instruksi dikerjakan secara berurutan sesuai dengan urutan penulisannya atau eksekusinya, yakni sebuah instruksi dilaksanakan setelah instruksi sebelumnya selesai dikerjakan. Urutan dari instruksi menentukan hasil akhir dari suatu algoritma. Bila urutan penulisan berubah maka mungkin juga hasil akhirnya akan berubah.

Contoh penggunaan logika dan algoritma runtutan menukar isi gelas kopi ke dalam gelas teh, caranya:
  1. Mulai
  2. Siapkan gelas X.
  3. Tuang gelas berisi teh kedalam gelas X.
  4. Tuang gelas berisi kopi kedalam gelas teh yang telah kosong
  5. Tuang gelas X kedalam gelas kopi yang telah kosong
  6. Selesai.

Pemilihan (selection)

Pemilihan adalah instruksi yang dikerjakan dengan kondisi tertentu. Kondisi adalah persyaratan yang dapat bernilai benar atau salah. Satu atau beberapa instruksi hanya dilaksanakan apabila kondisi bernilai benar, sebaliknya apabila salah maka instruksi
tidak akan dilaksanakan.

Contoh penggunaan logika dan algoritma pemilihan menentukan bilangan ganjil atau genap, caranya:
  1. Mulai
  2. Siapkan penampungan sisa untuk menyimpan sementara sisa hasil bagi.
  3. Masukan data bilangan bulat.
  4. Proses: bagi bilangan dengan 2, simpan hasil bagi ke penampungan sisa
  5. Jika: nilai sisa=0, kerjakan langkah 6
  6. Tampilkan GENAP.
  7. Jika: nilai sisa !=0, kerjakan langkah 8
  8. Tampilkan GANJIL.
  9. Selesai.

Perulangan (repetition)

Kita tidak perlu menulis instruksi yang sama berulang kali untuk hasil yang sama, tetapi cukup melakukan pengulangan dengan instruksi yang tersedia. Pengulangan merupakan kegiatan mengerjakan sebuah atau sejumlah aksi yang sama sebanyak jumlah yang ditentukan atau sesuai dengan kondisi yang diinginkan.

Contoh penggunaan logika dan algoritma perulangan menampilkan kata AKU CINTA KAMU sebanyak 10 kali, caranya:
  1. Mulai
  2. Siapkan penampungan kata untuk menyimpan kata.
  3. Siapkan penampungan ulang untuk menyimpan nilai perulangan
  4. Siapkan penampungan counter untuk menyimpan nilai perulangan yang telah dilakukan
  5. Masukan data AKU CINTA KAMU ke penampungan kata.
  6. Masukan data perulangan ke penampungan ulang=10
  7. Set counter dimulai dari 0.
  8. Tampilkan kata.
  9. Lakukan penambahan counter dengan 1
  10. Jika: nilai counter<=ulang, kerjakan langkah 8
  11. Jika: nilai counter =ulang,selesai
  12. Selesai.

Tugas portofolio

Downloadlah format laporan portofolio. Buka menggunakan microsoft office word. Isi data nama dan kelas, kemudian kerjakan tugas yang ada dalam dokumen tersebut. Setelah selesai, upload hasilnya melalui link dibawah. Selamat mengerjakan.





Footnotes

  1. Buku logika dan algoritma PENS ITS.

Yuhuu, dibawah adalah kolom komentar dimana kamu bisa berinteraksi dengan saya. Komentar yang sifatnya spam akan saya hapus!

 

Start typing and press Enter to search