Menjelaskan pengertian Logika dan algoritma dalam pemrograman

- 14.8.18


Assalamualaikum wr.wb sahabat SMK! Apa kabar?

Oiya sahabat, udah ada yang pernah belajar pemrograman belum? Udah? Belum? Hmmm...ternyata masih banyak juga yang belum pernah belajar, ada juga sebagian yang sudah belajar pemrograman.

Baiklah, supaya kalian ingat semua, saya ulas kembali tentang Pemrograman. Pemrograman berarti menulis instruksi atau kode untuk memerintahkan komputer atau perangkat lain melakukan tugas tertentu secara otomatis.

Program-program komputer yang ditulis oleh para programmer sering dikenal sebagai perangkat lunak atau aplikasi.

Untuk membuat program komputer, kita perlu menggunakan bahasa pemrograman. Bahasa pemrograman paling awal disebut bahasa mesin yang menggunakan kode biner (terdiri dari 0 dan 1) dan instruksi lainnya untuk berkomunikasi dengan komputer.

Namun, bahasa mesin sangat sulit dipelajari. Untungnya, para ilmuwan telah menemukan beberapa bahasa pemrograman tingkat tinggi yang lebih mudah dikuasai. Di antara bahasa pemrograman tingkat tinggi adalah Java, Javascript, C, C++, c# dan Basic,Pascal, dan bahasa program lainnya.

Tapi....untuk membuat program yang baik, tidak semudah membalikkan tangan. Kalian harus belajar bagaimana sebuah program bekerja. Nah, disinilah Logika dan algoritma berperan dalam membuat langkah-langkah sistematis agar program dapat bekerja dengan baik dan benar.

Masih semangat belajarnya 'kan? kalo gitu kita lanjutt....


Indikator Pencapaian Kompetensi Logika dan algoritma

  1. Menyebutkan Pengertian logika dan algoritma pemrograman
  2. Menjelaskan ciri-ciri atau sifat logika algoritma
  3. Menyusun algoritma dalam menyelesaikan masalah

Tujuan Belajar Logika dan algoritma

Melalui berbagai diskusi, melihat tayangan video atau presentasi,tanya jawab,menggali informasi dari buku dan internet,mengerjakan contoh soal, anda dapat:
  1. Menyebutkan Pengertian logika dan algoritma pemrograman dengan tepat
  2. Menjelaskan ciri-ciri atau sifat logika algoritma dengan benar
  3. Menyusun logika dan algoritma dalam menyelesaikan masalah dengan tepat

Pengertian logika dan algoritma

Logika adalah cara berfikir yang sistematis, masuk di akal, dalam menyelesaikan sebuah masalah.

Kata logika berasal dari kata logic (logis) berarti nilai kebenarannya harus dapat ditentukan, misal benar atau salah (tidak ada diantaranya), on dan off, hidup dan mati, masuk akal atau tidak, dan lain lain.

Algoritma adalah ilmu yang mempelajari cara menyelesaikan masalah / persoalan dengan langkah yang sistematis, masuk di akal, dan efisien.

Algoritma adalah teknik penyusunan langkah-langkah penyelesaian masalah dalam bentuk kalimat dengan jumlah kata yang terbatas tetapi tersusun secara logis dan sistematis (Suarga,2003:1).

Algoritma mempunyai awal dan akhir, serta harus berhenti setelah mengerjakan serangkaian tugas. Setiap langkah harus didefinisikan secara tepat sehingga tidak memiliki arti ganda (not ambiguous)

Gbr 1. Bagaimana anda menyelesaikan permasalahan menukar isi gelas kopi kedalam gelas teh diatas?


Ciri atau sifat algoritma

Menurut Donald E. Knuth , algoritma mempunyai lima ciri penting yang meliputi:
  1. Finiteness (keterbatasan), algoritma harus berakhir setelah mengerjakan sejumlah langkah proses.
  2. Definiteness (kepastian), setiap langkah harus didefinisikan secara tepat dan tidak berarti ganda.
  3. Input (masukan), algoritma memiliki nol atau lebih data masukan (input).
  4. Output (keluaran), algoritma mempunyai nol atau lebih hasil keluaran (output).
  5. Effectiveness (efektivitas), algoritma harus sangkil (efektif), langkah-langkah algoritma dikerjakan dalam waktu yang wajar.

Contoh penggunaan logika dan algoritma adalah membuat algoritma untuk menghitung luas lingkaran, caranya:
  1. Mulai
  2. Masukan data nilai jari-jari (r) lingkaran.
  3. Masukan data nilai phi.
  4. Proses hitung luas lingkaran = jari-jari (r) x jari-jari(r) x nilai phi
  5. Tampilkan hasil perhitungan luas lingkaran.
  6. Selesai.

Struktur dasar algoritma


Suatu Algoritma dapat terdiri dari beberapa struktur dasar,umumnya ada 3 yaitu runtunan, pemilihan dan pengulangan. Ketiga jenis langkah tersebut membentuk konstruksi suatu algoritma.

Runtutan (sequence)

Runtutan adalah instruksi dikerjakan secara berurutan sesuai dengan urutan penulisannya atau eksekusinya, yakni sebuah instruksi dilaksanakan setelah instruksi sebelumnya selesai dikerjakan. Urutan dari instruksi menentukan hasil akhir dari suatu algoritma. Bila urutan penulisan berubah maka mungkin juga hasil akhirnya akan berubah.

Contoh penggunaan logika dan algoritma runtutan menukar isi gelas kopi ke dalam gelas teh, caranya:
  1. Mulai
  2. Siapkan gelas X.
  3. Tuang gelas berisi teh kedalam gelas X.
  4. Tuang gelas berisi kopi kedalam gelas teh yang telah kosong
  5. Tuang gelas X kedalam gelas kopi yang telah kosong
  6. Selesai.

Pemilihan (selection)

Pemilihan adalah instruksi yang dikerjakan dengan kondisi tertentu. Kondisi adalah persyaratan yang dapat bernilai benar atau salah. Satu atau beberapa instruksi hanya dilaksanakan apabila kondisi bernilai benar, sebaliknya apabila salah maka instruksi
tidak akan dilaksanakan.

Contoh penggunaan logika dan algoritma pemilihan menentukan bilangan ganjil atau genap, caranya:
  1. Mulai
  2. Siapkan penampungan sisa untuk menyimpan sementara sisa hasil bagi.
  3. Masukan data bilangan bulat.
  4. Proses: bagi bilangan dengan 2, simpan hasil bagi ke penampungan sisa
  5. Jika: nilai sisa=0, kerjakan langkah 6
  6. Tampilkan GENAP.
  7. Jika: nilai sisa !=0, kerjakan langkah 8
  8. Tampilkan GANJIL.
  9. Selesai.

Perulangan (repetition/looping)

Kita tidak perlu menulis instruksi yang sama berulang kali untuk hasil yang sama, tetapi cukup melakukan pengulangan dengan instruksi yang tersedia. Pengulangan merupakan kegiatan mengerjakan sebuah atau sejumlah aksi yang sama sebanyak jumlah yang ditentukan atau sesuai dengan kondisi yang diinginkan.

Contoh penggunaan logika dan algoritma perulangan menampilkan kata AKU CINTA KAMU sebanyak 10 kali, caranya:
  1. Mulai
  2. Siapkan penampungan kata untuk menyimpan kata.
  3. Siapkan penampungan ulang untuk menyimpan nilai perulangan
  4. Siapkan penampungan counter untuk menyimpan nilai perulangan yang telah dilakukan
  5. Masukan data AKU CINTA KAMU ke penampungan kata.
  6. Masukan data perulangan ke penampungan ulang=10
  7. Set counter dimulai dari 0.
  8. Tampilkan kata.
  9. Lakukan penambahan counter dengan 1
  10. Jika: nilai counter<=ulang, kerjakan langkah 8
  11. Jika: nilai counter =ulang,selesai
  12. Selesai.

Latihan soal dan quiz pengertian logika dan algoritma

  1. Kerjakan soal-soal dan jawaban quiz pengertian Logika dan algoritma dalam pemrograman yang tersedia melalui akun Quipper kalian. ( Baca disini : cara mendaftar quipper learn buat siswa)
  2. Gunakan kode kelas: JWDDNN5 buat kalian yang baru pertama kali gabung

  1. Buatlah algoritma menghitung luat segitiga diatas kertas dengan metode looping
  2. Foto kemudian Upload hasil tugasmu melalui link ini ==> upload tugas



Daftar pustaka

  1. Suarga. 2004. Algoritma Pemrograman. Makassar: Penerbit Andi.
  2. Buku logika dan algoritma PENS ITS.
 

Start typing and press Enter to search