20.1.09
By - 20.1.09
jadi CPNS guru

Gak nyangka jadi PNS


Lulus ujian selekesi CPNS terus jadi PNS?

Rudy bener-bener gak nyangka bahwa itu terjadi.

Seperti mimpi.

Ditengoknya sekali lagi Hape Nokia 5110 warna kuning miliknya. Disitu jelas tertulis SMS kiriman dari sang istri tercinta, mengabarkan bahwa dirinya lulus sebagai PNS.

Hape jadulnya itu digenggam erat, dibawanya dalam dekapan seolah tak ingin berita ini hanya bohong belaka.


Rudy adalah seorang karyawan biasa di sebuah perusahaan multinasional dibilangan Rasuna Said, Jakarta.

Kesehariannya tidaklah istimewa, doi seperti pada umumnya karyawan datang dan mengabsen tepat 5 menit sebelum pukul 8 pagi.

Sudah 2 tahun Rudy melakukan rutinitas itu.

Buat informasi aja, Rudy sudah punya istri dan anak. Namun mereka tinggal terpisah.

Rudy di Jakarta, dan istri di Lampung.

Sebenarnya doi bukan tanpa usaha untuk memboyong anak dan istrinya ke Jakarta.

Alasan penolakan Istrinya, karena masih ada orang tua yang harus diurus.

Toh Jakarta-Lampung dapat ditempuh dalam 45 menit mengunakan pesawat jika ada keadaan urgent.

Rudy jadi maklum...


Selama 2 tahun lebih, Rudy tidak pernah lupa untuk pulang ke Lampung.

Sebulan bisa 2 - 3 kali ia pulang. Kadang via udara, kadang via darat. Tergantung kondisi isi dompet.

Sebagai manusia normal, jelas ia juga kangen dengan anak dan istri.

Kadang, selama menikmati kebersamaan dengan keluarga kecilnya, ia curhat dengan sang istri tentang keinginannya berhenti bekerja dan pindah ke Lampung.

"Mi, kalo papi berhenti kerja yang di Jakarta, terus pindah kesini, gak papa 'kan?" Tanyanya suatu ketika saat berdua dengan istrinya.

"Gak masalah Pi, yang penting nggak nganggur 'kan?" Timpalnya dengan wajah bercanda.

"Ya gaklah, ini juga gak langsung keluar, cari penggantinya dulu, hehehe"

Niat Rudy untuk pindah ke Lampung bukan omong kosong...

Sudah ratusan surat lamaran dan email ia kirim ke perusahaan yang ada di Lampung.

Namun seperti biasa, tak ada satupun yang berbalas.


Tahun 2008, di salah satu surat kabar harian terbitan Lampung ada pengumuman pembukaan lowongan CPNS.

Pengumuman pembukaan lowongan CPNS itu adalah alasan Rudy pulang ke Lampung diluar kebiasaannya.

Istrinya berkabar bahwa ada lowongan CPNS. Rudy tahu, meski tak banyak bicara, istrinya meminta dia untuk ikut melamar dan mengikuti tes tersebut.

Rudy

Drrtt,drrt.

saya kegelian. Ada yang garuk-garuk daerah sensitif dekat kantong celana sebelah kanan. Jangan mesum, itu cuma henpon jadul yang memang selalu dalam mode getar, *tujuannya ya, biar cepet diangkat kalo ada yang telepon *

"Halo Mi, ada apa yang?" saya langsung angkat tu hape begitu liat nama yang tertera dilayar adalah istriku yang di Lampung.

"Pii, papi keterimaa jadi PNSSS...".

"Haah? papi kena PMS?" saya bales teriak gegara istriku tetiba teriak diujung sana. Kami sama-sama teriak. Untung temen-temen kantor yang dateng baru dikit. Kompakan mereka pasang muka jijik ke saya.

"Bukan pi, PNS. Pe..ga..wai Negeri sii..piil..." Terang istriku dengan volume suara sedikit dipelanin.

"Kok bisa? Emang tesnya kapan?" saya bertanya, angong,otak saya belum nyambung.

"Inget pi, dulu 'kan papi pernah ikut test CPNS, bulan November-an, pengumuman sudah ada dikoran pagi ini, dan nama Papi nongol diurutan 200." Penjelasan istriku sedikit membuat saya harus memutar otak.

"Walah, jadi keterima nih Mi?" Istri saya gak menjawab.Tuut.tut..keburu putus. Biasa, lowbat, bukan habis pulsa hloo....


Mendadak CPNS

saya mulai nyambung. Emang sih saya pernah ikut test cpns, tapi sumpah...saya gak pake tips sukses lulus CPNS yang banyak beredar selebarannya ditiang listrik itu.

Tahun 2008 akhir,saya cuma menuruti kemauan istriku saja untuk ikut tes. Alasannya kalau keterima, berarti saya dapat balik lagi ke Lampung, hehehe.

Latar belakangnya, istriku itu gak mau ikut ke Jakarta. Meski dengan iming-iming hidup enak dengan gaji besar, istriku kekeh bertahan di Lampung.

Yah, akhirnya saya yang harus mengalah, tiap minggu saya bolak-balik JKT-LPG untuk menjenguk anak saya dan calon anak saya, hehehe.

"Pi, pemberkasan diharuskan setelah 1 minggu pengumuman. Kalau mau bertahan diperusahaan, ya gak usah dipikirin. Tapi kalau mau jadi PNS, gimana caranya Papi pulang ke Lampung secepatnya...!" Istri saya berkata panjang lebar sesaat setelah saya telpon balik. Sekarang saya dalam dilema.

"Oke, mi. Nanti coba papi pikirin..makasih ya mi dah dikabari.." saya tutup pembicaraan dengan istri tercinta.


Berarti saya harus resign dari perusahaan ini secepatnya. Gimana ngomongnya sama booss? Itu yang saya bingungin.

Perusahaan tempat saya kerja gak jelek-jelek amat.Cocoklah dengan latar belakang pendidikan saya yang lulus dari salah satu Institut negeri di Surabaya. Salah satu anak perusahaan milik negara yang bergerak dibidang telekomunikasi.

Hal tersebut rupanya tidak memikat istriku untuk ikut hijrah ke Jakarta. Doi memilih bertahan di Lampung. Crowded, itu alasannya. Dan kini saya diterima jadi PNS. Statusnya masih CPNS guru. Berbekal AKTA IV yang saya dapat dari UIN Malang, saya berhasil lulus CPNS tahun ini.


 

Start typing and press Enter to search